Kopi dan cermin
April 5, 2008 by gerimisbogor
Aku menyeduh dengan panas yang membuat jariku melepuh
Ku tunggu agar bisa ku hirup bersama aromamu yang membuai itu
Sungguh membuat jiwa tak sabar lagi..!
ya,
aku tak sabar
Ada yang kurang
Penuh kerakusan ku masukkan cream kedalam campuranmu,
banyak
lagi, lagi..!
Hahaha.. ku tertawa
yayaya.. semakin banyak semakin baik
Di tambah dengan beberapa sendok gula agar manis
Ku taruh di ujung meja, sebentar sayang aku ambil dulu sebuah buku yang bisa menemani hari ini menjadi sempurna.
Dan aku bergerak melenggang.
Melenggang dan sampai di ujung dunia
Ketika cermin menjadi candu nomor satu
dan,
manusia yang menjadi rakus terhadap segala
Aku terpaku,
hai cermin.. kau boleh juga..!
melewati bentuk-bentuk cantik nan rupawan
Aku terlena
Ku biarkan aroma kopi pergi
Ku biarkan cairan cream mengental dan tak sudi mencair lagi
Kopi yang dingin, di ujung meja.
aku dan cermin
Lupa..