Reading together
April 20, 2008 by gerimisbogor
Membaca itu sebuah hobi buat gw. Sungguh satu kenikmatan ketika sebuah bacaan membuat imajinasi itu melayang tinggi. Menjadi pemimpi bukanlah sesuatu yang asing didengar kuping, karena bacaan itu membawa diri menjelajahi segala yang bersifat adventurer dan juga menyenangkan dan kemudian bermimpi melakukan hal-hal tersebut, mimpi yang menggelora jack bukan mimpi yang bikin perut kelenyer2 hehehe. Saat ini, akhirnya, buku Gajahmada itu terbeli juga, jadi buku yang ketiga ini tentulah hal menarik ketiga yang dibaca. Gw membawa buku ini kemana-mana, tanpa maksud menunjukkan ke orang bahwa, ehhh gw baca buku ini lhooo.., sumpe ngga maksud gitu. but eniwei orang-orang kantor jadi ngliat gw bawa buku and ujung-ujungnya penasaran eiyyy buku apaan siy. Sambaran mantap jawaban gw itu adalah “Gajahmada, baca deh…” hehehe..
Dan tak lama di communicator gw yang tertulis statusnya Gajahmada, menjadi ramai, “lo baca Gajahmada han? gw juga baca tahu… “ rame deh jadinya.
Buku ketiga ini gw baca di Bus Agramas arah lebakbulus tercinta itu. Tiba-tiba ada seorang laki-laki duduk disebelah gw, ehm, secara gw penggemar laki-laki niy hehehe, dia tampak enak dipandang huhuhu *devil mode on. Tubuhnya yang besar dan jaketnya yang tak begitu tebal berwarna coklat berhimpitan dengan tubuhku yang tentunya selalu mengenakan jaket tebal itu (membuat banyak yang mengatakan aku seperti orang Eskimo.. what ever, I don’t care, cos it’s freezing in the bus and freezing at my office, even though John always ask ”are you going to snow hun..?” eniwei john, it’s Hot outside but snowy inside hehehe) ok back to the story. otomatis dunks, dinginnya AC bus itu mendadak hilang oleh kehangatan yang memancar-mancar dari pesona sang lelaki hahaha mantabh bahasa gw! Dia duduk menyenderkan punggung dan kemudian membuka koran yang digenggamnya tadi.
Hmm jari-jarinya lucu.. ku coba menoleh kesamping untuk melihat wajah yang sedang asyik membaca koran itu. Wajahnya seperti bayi besar, menggemaskan. Musik yang keluar dari speaker Bus adalah Michael Learns to rock lagunya membuat kenangan gw akan masa lalu melompat-lompat kegirangan.
Nothing to lose your love to win
Hoping so bad
Let you let me in ooo
I’m at your feet
Waiting for you
I’ve got time and nothing to lose
Kemudian bayangan wajah masa lalu itu menari-nari, hehehe mengingat kemudian ada yang berlebihan di bibirnya, aku menjadi geli sendiri. kebetulan disudut kantor ada seseorang yang jika tersenyum maka gigi geliginya yang kecil putih-putih rapi itu juga mengingatkan aku pada bayangan masa lalu yang sama.
Andai saja seseorang yang duduk disudut kantor itu bukanlah fresh graduate, maka sudah ku gebet habis2an dia, eniwei gw masih usaha ngegebet tuw anak juga siy.. secara kalau balik ke bandung bareng.. cieehhh hahaha. masih seseorang disudut kantor niy, physically he is dark, tall and handsome darling..! Pretty boy! Senyum yang ngga nahan buat gw karena uwaow.. cemerlang sempurna! dengan alis yang hitam dan mata yang mampu memberikan rasa selenyer2 ngga kuku hwahahaha.. ga tahu deh kalo niy anak denger secara manggil gw aja teteh hihihi. Lalu dia akan berpikir teteh ini paedophil hwaiyawiaywia.
Pesonanya menggugah siy.
Sambil asyik-asyik berkhayal gw jadi ngantuk dan tertidur. Tiba –tiba ada sentuhan-sentuhan pada tanganku yang membuatku terbangun dengan setengah mulut terbuka alias ternganga hahaha, sunngguh aib buat para wanita single dan jomblo berath ketika seorang laki-laki menyentuh tangannya ketika ia sedang tidur lelap sampai ternganga.
Ah Pak kondektur dengan senyum tertahan meminta bayaran ongkos Bus. Uangnya sudah ku pegang dari tadi ditangan sebenarnya. jadi kuberikan padanya dengan tanpa sengaja menyentuh wajah si lelaki tadi. eh dia jadi menoleh kearahku dan aku jadi memandangnya. Jadi pandang-pandangan deh kita hehehehe uuhhh wajah yang sedap dipandang. Tak lama dia kembali larut dengan koran yang dibacanya dan aku tak bisa lagi tertidur, maka aku baca lagi buku Gajahmada itu, soalnya belum selesai.
Weladalah.. orang itu kemudian menutup koran dan ikut membaca buku itu dari sampingku. dengan wajah yang dia fokuskan untuk membaca buku itu..
Hal yang sangat mengagetkan buatku. Bukannya ngga boleh ikut baca, tapi ngga biasa kan hal seperti itu terjadi. Orang yang duduk disebelah dan tak kenal sama sekali tiba-tiba ikut baca, ngga biasa jackk!! Cuma karena dia orang yang tampak sedap dipandang aku biarkan saja dia ikut membaca lembar-demi lembar buku Gajahmada itu. Pada saat itu bus memasuki terowongan di jalan tol, entah kenapa tiba-tiba dia memandangku, oow, aku berusaha membuat pandanganku selurus mungkin ke depan. Kan ngga mungkin gw ikut memandang dia seperti diawal kan?
Hwaahhh akhirnya sampai deh di cilandak.
Anehnya dia juga bergegas turun dan menghilang diantara banyaknya orang yang turun.
Hmm, kalau seandainya besok aku ketemu dia lagi, aku akan menyakan namanya, dan aku rekomendasikan buku ini. Bukunya bagus..!! Walau aku ngga keberatan kalau kita bacanya bareng-bareng lagi di Bus hehehe
smgt!
sumpe loo has, gw ketemu dia lagi kemarinn hehehe gw jadi gregory karena kita samping-sampingan lagiiyyy.. cuma sayang dia lagi bersin2 berathh and gw ngga bawa buku.. duhhh