Duh
December 10, 2008 by gerimisbogor
Aku berjalan memasuki tempat makan itu, seorang kawan melambaikan tangan dan seorang lagi berada di depan mejanya melihat sekilas kearahku. Wajah-wajah tampan mana tahan itu terpampang begitu mesra nan aduhai didepan matakku. Haihai..!(jiwa sok kenal sok iya itu keluarr…!!)
Tiba-tiba seorang dari mereka menghisap rokoknya lebih dalam dan menghamburkannya dengan gaya yang cool minta ampun itu. Sambil memalingkan wajahnya dari aku yang sedang terpesona dan mengharapkan senyum. Haaahhh membuat dadaku sesak saja
Sejak saat itu aku menjadi gugup. Dadaku berdetak kencang dan rasa percaya diriku hilang. Aku menciut dalam hitungan detik. Pfiuhhhh (rasanya seperti memasuki sidang skripsi, ketika semua teori dan kesimpulan dimentahkan!!).
Berawal dari kegugupan itu aku bicara tak berhenti, sampai aku harus bertanya sendiri, kok ngomongnya banyak banget ya? Pfuhhh. Berusaha aku meredam mulutku untuk berhenti bicara. Aku pun makan dengan mengunyah daging ayam potongan besar, tentu untuk meredam mulutku bicara. Hahaha. Berhasil.
Namun sesuatu terjadi dia bergerak menghadapku. OOw maydaymayday..!! kok menghadap gw siy, apa yang harus aku lakukan? Aku merasa dia meneliti wajahku. Ok, aku emang ngga seperti Marylin Monroe, ngga seseksi Madonna, okeh ngga mirip artis manapun dan ngga secantik siapapun (puas…?). Jadi waktu dia menghadapku dia seperti mau ngecek bener ngga siy, aku ini pernah kenal. Bener ngga siy dia temen aku?
Dohhh.. tampaknya aku harus lenyap saat itu juga, *Hai lantai terbukalah, tenggelamkan aku sekarang!. Krisis percaya diri ini segera memasuki akut versi super!
Untungnya aku tidak bertemu dengan dia saja, seorang teman lagi yang juga bertemu denganku saat itu lebih ramah dan lebih hangat, sehingga pembicaraan dapat mengalir saja, dan aku memecah konsentrasi dari orang yang sedang duduk disamping itu. Hahahaha… lamalama mencair juga dia, aku jadi lebih santai sekarang. Hhhh walau bagaimanapun kan aku memang temannya dulu (for god sake, dia itu teman sekelasku ..!!). Agak sangsi juga, apakah dia masih ingat atau tidak. Sejujurnya aku malah berpikir, dua orang teman yang aku temui saat itu tidak ada yang benar-benar ingat bahwa aku adalah teman mereka yang dulu hahahaha.
Anyway, menyesal memang tidak ikut mereka lanjut menghabiskan malam. Karena jika melanjutkan malam mungkin bisa lebih banyak bercerita atau menuntaskan kabar dan gossip terkini diantara temanteman (duww gossip lagii…??? Heheheh).
Thank you all, for spending time with me last Friday. Hopefully we can meet again somewhere, someday, with more people. And please, be nice guys!! Hehehehe