Keep the faith!!!
December 10, 2008 by gerimisbogor
Kemarin aku menonton Twilight dengan seorang teman. Aku tak tenang. Aku menunggu. Menunggu dia melakukan sesuatu. Tapi dia tidak melakukan apapun. Entah itu adalah sebuah keberuntungan untukku atau bukan. Aku tidak tahu.
Damn, you should do that! So the movie will not that boring!
Rasanya kemudian menjadi sendu, berbincang dengan kawan lama yang membuatnya bercerita tentang saat-saat lalu ketika aku tak bersua dengannya. Senyumnya yang manis itu sekarang tak lagi lugu. Tak lagi seperti senyum yang ku kenal dulu. Bertahuntahun lewat itu dia telah mengalami proses pendewasaan versi dirinya sendiri. Mendadak aku takjub. Dia telah kaya dengan pengalaman yang aku tak pernah miliki. Jalan hidup orang memang berbedabeda. Aku terkesan. Aku pernah mendengar cerita seperti itu ratusan kali dari orang-orang yang berbeda. Mendengar cerita itu dari bibirnya terasa berbeda, sedih.
Sedih karena aku tak tahu sebelumnya. Sedih karena saat itu aku tak ada dan mungkin tak mengerti dengan pilihannya.
Kadang aku berpikir teman seperti apa aku ini?
Aku merasa mengenalnya dengan baik dulu, masih hijau masih teramat segar dan seringkali membuatku merasa jantungku berdebar lebih cepat.
Aku merasa sedih karena hal yang dilalui itu cukup besar dan berproses, aku sama sekali tak tahu. Rasanya seperti kehilangan sesuatu. Saat itu rasanya aku ingin merengkuhnya erat. Memupus perasaan sedihku, bukan sedihnya, karena dia tak bermasalah dengan hal itu.
Dia tampak sama, tampak indah dan memukau, lebih dewasa dengan garis senyum dimatanya itu. Dia tetap menyenangkan, dia adalah dirinya yang aku kenal. Bedanya sekarang dia lebih kaya pengalaman daripada diriku yang tak tahu menahu apaapa. Aku mengenalnya sebagai orang yang memiliki sesuatu yang sangat dahsyat dalam dirinya.
Aku selalu merasa dia mempunyai sesuatu yang istimewa. Istimewa untukku, pasti. Tapi aku pikir orang lain juga akan mengetahuinya begitu mereka mengenalnya. Sejak dulu aku selalu punya rasa percaya yang sangat besar bahwa apapun yang akan dilakukan, dia pasti akan bisa. Aku percaya itu dari dulu. Cukup aneh memang, tapi itu aku percayai dengan seluruh jiwa raga
Darling, if you read this (I know u don’t like to read..!
) It was the same sentences that I said to you on the way to my house. I’m totally honest (I’ve never been this honest) I believe that you can do anything and that would become something big.
Keep the faith!!!
mhmmmm…ikut doain dech