Feed on
Posts
comments

Festival Kemang yang begitu panjang ternyata menyisakan nilai produk mahal or murah bener or produk-produk ambassador..! Agak kecewa waktu itu, karena awalnya berharap ada handicraft asli Indonesia yang ngga ditemuin dimanapun selain acaraacara tertentu seperti festival ini. Ada siy, sedikit, and mahal pulakk!

Namun ketika malam menjelang tiba-tiba suara denting gitar akustik membuat diri ini berjalan menuju arah sumber suara.. dannn aku menemukan mereka!!
Duo Endah n Rhesa iyeee….. bersama pianica man..!

Hebatnya aku browsing dari komputer kantor yang di blok sana-sini itu tidak berhasil mendapatkan informasi apapun tentang mereka. Kemudian dengan iseng coba disini sekarang dan ketemuu!!
Mereka akan main disini..:

Start: Nov 14, ‘08 10:30p
Location: Shy Rooftop
Please come and enjoy
Endah N Rhesa TRIO (feat. Pianicaman!)
at Shy Rooftop start 10.30 PM.. great place, classy, great view from the rooftop of Kemang..
The Papilion 4th Floor, Jl. Kemang Raya 45AA Jakarta Selatan, Tel.7199921/9244

Waoww… very fantastic..! cuma bayar ngga ya..? kalau tanggal segitu kayaknya mah gw bisa ikutan dateng. Secara kosan gw hanya sepelemparan batu dari tempat ituhh hihihi ngga ding agak jauh dikit.

http://www.youtube.com/watch?v=Bc71DzRWet0endah n rhesa

Ini adalah favorite gw, giling mereka keren banget, rock n roll banget..! Berasa jazzy n pop n mereka menelusuri seluruh genre musik dengan manisnya di kuping gw..! gw seneng banget ama mereka..!

ohh library

Gara-gara cerita si Hasni yang mau nganterin temennya ke perpustakaan, jadi inget deh waktu itu, perpustakaan merupakan tempat yang paling sering di kunjungi.

Waktu kuliah dulu dalam hidupku sebenarnya lebih banyak dipakai untuk online (pacaran hehehe) baca buku, menulis, menghayal. Nongkrong pinggir jalan bareng teman-teman yang sepikiran sambil gossip or diskusi-diskusi kecil masalah ringan. Pastinya waktuku lebih banyak di perpustakaan. Gila, hidupku terdengar sangat membosankan ya..?

Mungkin karena diriku itu cenderung menjadi penyendiri. Lebih banyak membiarkan diri membaca buku or menulis (yang ternyata belum pernah menghasilkan, lahh yang ditulis bukan sesuatu yang popular dan juga bukan teori maha dahsyat).

Bahkan aku punya cerita tentang sebuah accident di perpustakaan. Mau tahu ceritanya..?

Hihihi… ini cerita ngga penting sih, dulu agak membuatku kesel dan takut, sekarang membuatku tersenyum mengingatnya.

Waktu itu sedang asyik-asyiknya cari buku untuk skripsi. Seorang kawan dari jurusan kriminologi (yang entah kenapa pada saat itu sering sekali bertemu dia) menemani. Kita pergi ke perpustakaan pusat bersama-sama. Berjalan dibawah pohon karet yang tinggi menjulang itu. Rambutku saat itu panjang, hampir sepinggang dan dikeriting sedikit keriwli2 yang sangat menyenangkan untuk dipegang-pegang.

Kita naik ke lantai atas tempat disertasi, ensiklopedi dan beberapa hasil seminar yang hanya boleh di baca di tempat tidak boleh di bawa pulang.
Wuu tempatnya sepi. Temanku ini lakilaki. Dia bertubuh tinggi besar, putih dan sedikit chubby. Wajahnya lucu seperti bayi. Dia Manis. Aku panggil dia Dendon.

Awalnya aku dan dia terpisah, karena buku yang kita ceri beda-beda. Tampaknya dia sedang bosan.

Karenanya tiba-tiba dia ada di belakang mengagetkanku.

“Aduhh.. kaget tahu..” ucapku saat tiba-tiba dia ada tepat dibelakangku dengan diamdiam.

Dia tersenyum, lalu tangannya yang iseng memilin-milin rambutku. Karena rambut itu panjang, jadi aku tak begitu terganggu. Beberapa buku aku ambil dan bawa ke sebuah meja baca. Meja baca itu untuk satu orang. Dia duduk di belakangku. Posisinya saat itu saling membelakangi jaraknya sekitar 50 meter. Tiba-tiba aku merasa rambutku sedikit tertarik. Suasana sepi di ruangan itu sedikit menakutkan. Ternyata dengan begitu iseng Dendon menarik-narik rambutku yang keriwil2 itu.

“Den, kepala gw ketarik, apaan siy main-main rambut..” gusarku

Wajah itu aneh, dia tersenyum nakal.

“Biarin..” jawabnya lagi,

Aku menarik rambutku. Kemudian mulai membaca buku lagi. Dan anak itu kembali melakukan hal yang sama.

“Dendon, gw lagi baca, jangan tarik-tarik rambut gw..!” ucapku lagi masih dengan tertawa-tawa kecil.

Walhasil anak itu melakukannya lagi dan lagi dan lagi. Sangat mengganggu.

“Den, udah deh, gw lagi serius, ngga main-main.”

Kali ini aku mulai emosi. Lalu dia pun diam. Tapi tak lama, dia mulai lagi menarik-narilk rambutku. Hhhhh.. itu adalah saat dimana emosiku sudah hampir mau meledak.

Ketika aku menoleh, dia sengaja mengambil rambutku dan menciumnya. Aku terkejut. Karena gerakannya terekam dalam ingatanku seperti slow motion dan dia memberikan tampang yang menantangku untuk marah. Kemudian yang dia lakukan ketika aku masih terkejut itu adalah menarik tanganku dan mengecupnya. Tiba-tiba hatiku berdebar cepat. Suasana hening di perpustakaan membuatku bergidik.

Pikirku, ya ampun si Dendon kenapa…? kok jadi aneh gini…? jangan-jangan dia kemasukan…!Wahhh… aku takut….!! Si Dendon kenapa…? Aku tarik lagi tanganku lebih kuat, dia tidak melawan dan membiarkan tubuhnya juga ikut tertarik. Kali ini dia jadi lebih dekat denganku dan aku bisa mendengar suara nafasnya.
Wah…?? Dendon kenapa…?? Wajahnya jadi dekat dengan wajahku. Aduhh dia mau ngapainnn…? Aku jadi kikuk. Tak sengaja aku melihat jam di dingding. Kemudian aku berteriak kaget, “Haaa….. udah jam tiga…?” Serta merta suasana sepi membuat suaraku terdengar jelas. Penjaga perpustakaan memandang ke arah kami. Dendon melepaskan tanganku dan berdiri agak menjauh.

Haaahhhhh.. betapa leganya.

Pikirku lagi oowww dia bukan kemasukan, dia gila.

Kesempatan itu membuatku begerak cepat, siap-siap keluar. Dan berjalan setengah berlari.
Dendon mengejarku dari belakang “Han, tunggu…!” aku ngga pernah tega ninggalin orang di belakangku.

“Gw mesti buru-buru udah janji sama oma pulang cepet..” ujarku sambil menoleh ke belakang.

Kemudian bergerak secepat-cepatnya. Dendon berlari menjejeriku, tepat di jalan setapak di bawah pohon-pohon karet yang tinggi itu. Dia berusaha menggapai tanganku.
Aku segera memegang tas agar tidak ada bagian dariku yang terpegang olehnya.

Dengan nafas terengah dia berkata “Lo ngga mau pulang bareng gw aja..?”

Aku berjalan cepat ”Ngga bisa udah janjian sama oma. Lagian sekarang kita juga lagi bareng.”

“Ke kampus dulu, gw mesti ambil sesuatu.” Ucapnya lagi.

“Udah sore Den, sorry..” ucapku.

“Kita juga akan lewat kampus kan..” jawabnya cepat.

“Sorry.. ngga enak sama Oma…” ucapku lagi. “Sekarang juga kita bareng sampai kampus. Yukk gw duluann”

Lalu aku berlari menuju stasiun UI dan beruntungnya kereta ke bogor. Segera melompat ke dalam kereta sambil menenangkan hati yang deg-deg serr.

Keesokan harinya, aku berusaha untuk tidak terlihat, di perpustakaan, dikantin atau di warnet. Dengan berhati-hati menghindari Dendon. Hingga tidak sengaja aku turun dari tangga perpustakaan dan terdengar namaku dipanggil, tiba-tiba muncul dari plasa Fisip seorang Dendon. Duhh.. padahal secara tampilan dia bisa bersaing dengan Abang jakarte yang seangkatan sama aku. Berjalanlah Dendon dengan sebatang rokok di tangan sambil memberikan isyarat untuk menunggu, wajahnya yang putih, chubby dan innocent kayak bayi itu.
Aduhh sebenarnya dia sangat menarik.

Dia kemudian berdiri di depanku “Balik ke bogor Han?” so… basa-basi.

“Aku juga mau ke bogor, aku ngga tahu jalan, bisa tolong bantu?”

“Hmhhh.. mau ke bogor kapan?” jawabku lagi.

“Nanti deh aku beri tahu kalau udah deket waktunya. Ke kebon raya deket ngga sih..?”

“Deket banget, asal jangan pacaran yah disana, hati-hati putus.. hehehe”

“Ngga kok, aku ngga pacaran disana. Aku mau ngejar kamu, sampai kemanapun kamu pergi aku akan tetap ngejar kamu.” ada jeda disitu. Wajahnya sangat serius.

“Ok, jangan lupa ya, nanti temani kalau di Bogor.”

Lalu dia pergi. Dan kemudian aku berlari. Aku berlari ke Taman korea. Duduk disana dan memesan segelas air. Hatiku berdebar. Wahh Dendon sudah gila..!!

Hehehe… inget deh waktu itu. Dendon setiap kali pulang kuliah selalu berusaha nganterin sambil berjalan di jalan setapak yang penuh pohon karet itu sampai ke stasiun sambil bilang, “aku lagi PDKT” sambil tersenyum mau-malu. Dia masih bikin aku trauma saat itu. Kemudian entah kenapa seorang perempuan cantik memandangku tak rela. Menarik Dendon pergi menjauh. Dendon sempat memilih tetap bersamaku. Tapi aku memilih Dendon untuk berjalan dengan perempuan itu. Walau dia tetap terus mengabariku sampai kita sama-sama lulus dan mencari kerja. Kemudian handphone hilang.
End of the story.

Ini Gila..!!

Aku tidak tahu ini namanya apa, terobsesi atau gila. Bahkan dia sudah tidak ingat padaku, in intimate way hehehe. Aku memang tidak pernah punya hubungan romantis bersamanya, tentu tidak ada artinya. Damnn.

Lelaki ini memang gila. Dia punya segalanya yang membuat aku bertekuk lutut. Dia punya dirinya yang aku gilagilai. Aku kesal dan rasanya mau marah karena dia tidak sadar itu.

Mungkin itu yang dirasakan sofie waktu itu. Saat terakhir aku bertemu sofie di starbucks citos, sebelum akhirnya dia memutuskan menikahi pacarnya dan untuk terakhir kalinya mempertanyakan perasaanku padanya hehehehe.
Sofie sempat emosi waktu aku bilang aku tidak merasa bahwa aku seperti yang dia gambarkan. Itu terlalu sempurna untuk seorang aku. Dia terlalu berlebihan.
Saat itu dengan nada serius dia mengatakan, untuknya aku adalah gambaran itu. Dia minta aku menghormati penilaiannya (yang ketinggian) terhadapku. Waouww… Dia ingin aku menghormati diriku sendiri yang dia lihat dari kacamatanya.

Di kepalaku dia tetap terdengar berlebihan.

Kemudian seseorang melakukan hal sama seperti yang aku lakukan, dia menanyakan sesuatu yang sangat menyinggung perasaanku.
Aku menyimpan dirinya (orang yang namanya membuat tanganku dingin) ditempat yang khusus, aku mendoakannya dibeberapa waktu khusus untuk dia, hanya dia.
Lalu dia berbasa-basi hal yang basi. Untukku dirinya bukanlah seorang yang mudah untuk dilupakan dan dia berpikir dirinya adalah orang yang terlupakan.
Aku sangat mau marah, dia adalah ‘my everything’, dia adalah orang yang membuatku tak bisa mengatakan tidak, dia adalah tempat segala ceria, kesal, amarah dan rindu dendamku.

Dia tidak tahu itu.
Dia sangat mengesalkan.

Dia pernah memintaku untuk jadi pacarnya.
Saat itu hujan turun, wajahnya malu dan tubuhku bergetar kebasahan.
Aku hanya tersenyum.
Aku asumsikan dia cinta setengah mati padaku. Walaupun pada kenyataannya cintanya hanya seujung kuku, maka sebenarnya cintaku padanya berkali-kali lipat besarnya.
Teganya dia mencoreng gambaran dirinya dimataku? Bagaimana aku bisa tidak memikirkannya atau membiarkan dia hilang begitu saja?
Hatiku sudah terseret-seret jauh. Sudah tenggelam basah dilautan dirinya.
Cintanya tak pernah bertepuk sebelah tangan. Bahkan cintaku takkan cukup untuk menempati ruang di hatinya. Aku cinta gila pada dirinya. Dia harus tahu itu.

Bagiku dia ada, walau tak perlu bertemu, walau terpisah bertahun-tahun oleh jarak dan waktu. Dia ada.
Entah diriku untuknya.
Dia tak pernah hilang, tak pernah pergi. Karena dia ada. Selalu ada. Di sela-sela denting irama lagu, diantara gelak tawa keramaian, diantara hembusan semilir angin yang mengangguk-anggukan daun jambu.
Dia sudah terajah di selasar dinding jiwaku yang tak ramai.
Entah diriku untuknya.
Aku tak pernah berharap dia membuatku selalu ada, disudut paling kecil hatinya atau pun diawang-awang mimpinya, sekilas, sepintas.
Itu terlalu tinggi untukku. Terlalu ramai untuk sepiku.
Aku hanya tahu, dia ada.
Entah diriku untuknya.

Puisi 2003

Setelah hampir menghapus semua email ngga penting, sebuah e-mail berjudul puisi yang terkirim tahun 2003, akhirnya gw buka. Karena pengirimnya orang yang udah lama hilang dan sebulan terakhir ini sedikit terdengar kabarnya, gw posting puisi itu disini. Persis seperti yang tertulis di e-mail gw bertahun2 yang lalu.

*hampa*

Bulan tiada memancar
Malam muram diisi kelam
Kental menghitam
Sepi diluar

Sepi terus berakar
Sepi didalam
Menghujam, mencekik dan menikam
Bak ular dibelukar

Dingin bekukan angin
Daun serta pohon tiada lagi bercakap
Cahaya lenyap ditelan angan
Sedu sedan merayap

Ini pilu sembilu penghabisan
Sunyi senyap pengap penuh harap

by Zeetpy

Waahh.. dulu gue pernah dianggap beraliran gelap, sempet dandan gothic serba hitam, jeans gw yang sobek dan belel berat dulu aja pernah ditawar sama anak underground bogor buat dibeli, soalnya dia mau manggung, lagi nyari kostum hehehehe.
Baca tulisan ini gw teringat masa lalu ituhh hehehe, yahh gw kan biar berdandan serba hitam tetebhh manis jackk heheheh, dan Zpy lebih gelap dari gw dengan puisi diatas itu.

Hmmm, anak ini terakhir gw denger kabarnya ngga baik, sebenernya gw kangen bangethhh sama dia. Berath kangen gw sama dia. Terakhir gw bicara sama dia emang lama banget, tapi dia adalah orang yang pernah berbagi senyapnya hidup bareng gw, bukan dari sisi romantisme, tapi dari tulisannya itu.
Walaupun sekarang gw masih ngerasa sedikit kesel dan rasanya ngga mau peduli, tapi waktu baca tulisan ini, Man… gw kangen sama Dia..!! Walaupun sampai saat ini dia belum menghubungi gw, walaupun Didis bilang tuw anak bakal ngubungin gw, dan harusnya rencana itu di hari ini. Dia tidak terdengar kabarnya.

Eeeniwei, Zpy happy birthday. Seandainya baca tulisan ini, gw masih orang yang sama, dan masih asyik-asyik aja heheh (gw berhenti tumbuh di umur duapuluh jadi gw seumur ma elu.. eh elu jadi lebih tua deh hehehehe).

Gw masih pengen denger elu nge ‘jamm’ sama Didis main Blues terus gw nyanyi2 ngga jelas, gw masih pengen bagi-bagi tulisan bareng dan saling comment, masih ada hidup yang indah buat kita-kita tahu.. walau kita sering terjebak dengan kesenyapan perasaan. Kita perlu lagi kesenyapan mendadak itu, biar masih bisa nulis.. hehehe, dijamin waktu lagi happy berat pasti tulisan lo ngga lagi segelap tulisan diatas tadi dan identitas kita hilang hiyyyy… kita kan terkenal karena kegelapan itu. Hihihi sok iya banget terkenal..!

Happy birthday dear Zpy

Reuni…!

Reuni nih..!

Kabar-kabur soal reuni yang batal bener-bener bikin deg-deg sserr..! Soalnya tiket udah ditangan sejak sebulan sebelum pemberangkatan. Secara peak season aja kan…?Lebaran tuww..!

Penuh bujuk rayu menelepon Join biar bisa gabung eh dia dengan beragam alasan menolak. Padahal Angga juga sudah bilang ngga akan mau jadian ma Join kalau ngga dateng, pffffhh tak tergubriss..! hehehe payah niyy.
Dimengerti Join, kalau ngga bisa ninggalin kerjaan, soalnya kan dirimu pasti tak mau melepaskan kesempatan bertemu denganku jika waktumu kosong hahahahah

Dengan kesimpang siuran berita soal reuni akhirnya qta (gw n Angga) telp Iim yang bertindak sebagai ketua panitia. Complain dan penuh ketidakmautahuan, kita bilang supaya acara reuni harus jadi. Ya iyalah tiket nya kan tiket promo yang murah banget itu, yang ngga bisa refund, terus garuda lagi kalau ngga jadi terbang GFFnya juga ngga jalan, pfhhh.

Iim pun akhirnya bertindak, tempatnya berubah tapi tetebhh acara reuni dijadwalkan berjalan demi kehadiran diriku dan angga agar tak tersia-sia hehehehe. Luv u full Im..! Thanks yahh..

Hari pertama kita hendak terbang ke Pontianak, kita telp Iim hehehehe, abis kita ngga tahu mesti kemana naik apa..? Tujuan utama sih ke hotel, sebagai Pak Ketua, kita telp deh dan hasilnya kita dijemput..! waa… menakjubkan ketemu langsung dengan Iim, ade dan terutama Vindo.. heheh soalnya kan tuw babeh bukan anak SMA 1 tapi dengan gigih mengerjakan draft acara reuni dan segala persiapan reuni. Tobh deh buat Vindo, salut dua jempoll!

O iya, waktu mendarat di bandara supadio kita melihat ada dua pelangi di senja itu. Indah. Gerimis yang turun sedikit memercik di jendela grand livina yang melaju dan aku memandang dua pelangi sore. Wahh.. pemandangan yang indah. Lalu vindo bercerita tentang harga tanah di daerah dekat supadio yang melonjak tinggi. Thanks info nya bro.. that means a lot u know..!hwehehehe.

Kumpul-kumpul dulu di rumah Iim karena pada merampungkan acara untuk keesokan hari, rame juga ada Abi, Ferdi, Uli, Lola, Ega, Ade, vindo, dan Hardian. Akhirnya malamnya kita keluar makan deh di Kafe Alila. Baru tahu ada kafe alila itu, venue nya ngga begitu luas tapi mengusung konsep outdoor, mayan cozy kalau ngga penuh banget. Tak lama si Memet pun datang, dia menanyakan namaku karena rasanya ngga kenal. Eniwei memet, aku juga merasa ngga begitu kenal dan ingat kalau ada anak SMA 1 seperti mu, tapi dirimu cool kok, lihat foto kita itu, sumpee dehh, manusia cool ini sempat2nya bilang Bang Ega paling lawar hehehehe.

Makanan di kafe itu standard (agak istimewa karena ada pacri.. wuoyy di Jakarta belum nemu ada kafe dengan paket itu…). Karena yang hendak dipesan paket pacri tidak ada, aku jadi kecewa deh. Ketika makanan tiba lampu tiba-tiba mati… yahh..! mengecewakan dan rasanya pun so-so. walaupun begitu makannya habis juga.. hehehe dasar si Hannii!!

Iim menganjurkan untuk menginap dirumahnya karena orangtuanya bilang daripada jauh-jauh menginap di rumah aja. Terimakasih om dan Tante (yang kemudian aku panggil bapak dan ibu, hehehe.. kudu manggil apa ya ..? Tolong bilang terima kasih ya Im) hal ini di Amini oleh Abi dan rekan-rekan. Padahal Ade Sandi udah bilang dibelakang hotel gajahmada ada mietiaw bodo, mietiaw yang ngga pake daging, polos aja tapi enak. Hmmm, lewatlah kesempatan itu. Rencana mau jalan sama Ade juga lewat soalnya gilaa.. waktunya mepet banget, mau silahturahmi sama tetangga-tetangga di daerah deket rumah dulu, akhirnya cuma sama yang emang deket aja dulunya. Btw, kemarin gw dibilangin cantik ma tetangga2 ituhh hihihihi.. seneng ihh Qiqiqiqiqiqq.

Sempet juga makan mietiaw di antasari, tapi kok rasanya kurang menggigit yah…? gigitin dunks hihihihihi

Akhirnya sampai pada saat reuni di hotel Grand Mahkota Pontianak. Kita dapat free hotel room, waduh kecil banget sementara kita bertumpukan ada disitu, gw, Angga, Iim, Ade, Vindo, Ega, Memet, yudhi, Ferdi, huhuhu akhirnya gw dan Angga buka kamar baru. huwahhh agak legaan deh, kamarnya deket situ juga, jadi kalau ada anak-anak cewe dateng langsung masuk kamar kita, jadi basecamp cewecewe, ganti baju, or dandan or gossipp!! hari gini boookk penting gossipp itu hehehehe

Perasaan deg-degan dimulai karena pada waktunya masih sepi takut partisipan yang mendaftar pada ngga datang, eh ternyata lumayan juga yang dateng hihihihi seneng..!! Pada bawa istri, anak, suami (livi dengan mantabhnya menggandeng si Abang waktu mau pulang, ndak mau lepas, takut diambil hihihihi peace livi…)

Huwwhhh.. ngga bawa pasangan gw..! Ya ngga punya juga siyy.. hihhi pasangan ecek2 bisa gw bawa kalau di Bogor or Jakarta, di Pontianak? baru inget gw sama Dika.. hehehe ternyata dia cowok banget sekarang, ikut band metal gitu deyhh, mayan ganteng juga. Cuma aneh kalau tiap ngomong manggil gw mbak hehehehe, kan gw bilang manggilnya kakak aja, hihihi tetebh gw emang kakaknya dia siyy.

Acara reuni berjalan dengan banyak haha hihihi, dan foto-foto.. sumpehh pada complain waktu gw bilang, foto lagi, tapi tetebhh aja yang complain berlarian ke depan kamera. Manusia2 narsis cinta kamera bangetss.

Selesai acara hotel menyediakan fasilitas karaoke free sampai jam dua belas teng! Tapi tiap mau lagu baru harus bicara di halohalo ke mas yang jaga diruang pemilihan lagu, duwwhh bener2 ngga ada privasi, karaoke yang aneh..!! Jam duabelas teng selesai, ditutup dengan lagu ISABELA dari SEARCH hahahaha.. dinyanyikan oleh ade chonda and musaffar beserta anak-anak lainnya, anak-anak emang menakjubkan.

Selesai itu kita-kita yang tinggal di hotel lanjut terus jalan-jalan sambil ngantuk-ngantuk mengenali Pontianak yang mulai berubah and then we’re getting high, kemudian kita terdampar di Bubur gajahmada yang wueiyyy enak banngethhh. Orang kantor gw bilang di Pangeran Jakarta deket hotel Jayakarta ada Bubur itu.. berarti nanti gw cari kesana..! Buburnya tidak kental tapi panas telur mentah ditaruh didalamnya dengan butiran sawi asin, potongan seledri dan suwiran ayam.. glekk nikmat banget…!! Tampilannya pun bagus, benar2 menggugah selera.

Balik deh ke hotel, besok paginya gw cabut duluan kembali ke Perum buat menunaikan pesan mamaa dan papa untuk pergi mengunjungi mereka tetangga2 yang sepuh. dengan waktu yang mepet di bantu dengan Om yanto, tetangga depan rumah dulu, gw dibalikin lagi ke hotel.

Di hotel anak2 udah nungguin gw, kita langsung check out dan langsung ke Bandara Supadio, di Bandara ketemu dulu sama ceweknya Iim, dadah2an hehehe terus kita check in, bayar boarding tax and cabut makan siang. Thanks yahh, buat kawan-kawan yang udah bawa kita jalan-jalan, jemput-jemput, minjemin helm dan yang selalu ada disekitar kita (Iim, Ega, Ade, Memet, vindo) Foto-foto terus hihihi keep on rockin’ guys..!

C u again at another event..! another party..!

Kaki oowww…

Careless…

Begitu orang-orang kemudian bilang.. hiks.. hikss
Luka bakar ini level 2-3 dari skala: 4
Kira-kira 3 hingga enam bulan sembuhnya.. begitu Dr. Lis dari JSC radio dalam bilang.
Hiks.. hikss..

Berawal dari pindahan kos ke kemang, lalu mulai kelaparan. Masak nasi dengan rice cooker sekaligus menghangatkan makanan di bagian atasnya. Makanan yang ku hangatkan itu hanyalah semangkuk plastik kecil soup.
Berinisiatif untuk memindahkan rice ccoker itu dengan entah bagaimana caranya secara tak sengaja tutupnya terlepas dan menyiram kaki ternyata adalah keputusan yang salah. Panas itu mengendap didalam kulit melewati lapisan kolagen. walau telah dilakukan pengompresan sepanjang malam ditemani dengan kekalahan jerman saat piala euro berlangsung (sebelum final)tanggal 15 Juni ternyata tak banyak membantu.
Sepanjang tulang kering sebelah kanan memerah dan membuatnya sedikit membelendung keesokan harinya.

Dokter lubis yang pertama menangani hanya memandang dan memanggil suster untuk segera datang. Membawa beberapa peralatan, cairan pembersih disiramkan dan kemudian dengan pinset kecil yang sudah disterilkan menusuk luka melepuh dan menarik kulitnya. Hal itu dilakukan sampai sebagian kulit kaki kanan dari bawah lutut hingga mata kaki terbuka. Suster melarangku melihatnya agar tidak kaget.

oow… itu salah, karena aku kaget setengah mati..! Tidak siap!! ketika melihat kakiku kini tidak lagi berkulit. Dokter mengambil salep dan mengoleskannya ke tempat yang kini tak ada kulitnya, kemudian menutup luka dan memberiku surat istirahat untuk beberapa hari. kemudian penyiksaan itu dimulai. Rasa sakit yang tak hilang-hilang itu mengendap berharihari. Tak bisa tidur, tidak enak badan, susah bergerak untungnya tetap nafsu makan. Yahh.. hal indah yang bisa terpikirkan cuma satu… makan!! Terima kasih Tuhan.

Berbondong bondong kemudian teman-teman datang.. takjub dengan kaki ku yang terbalut panjang mereka bersiap untuk segera membawaku ke Jakarta Skin Center. Malam itu juga tepatnya tanggal 18 Juni 2008 mereka mengangkut aku yang berjalan terseok2 dengan dipapah oleh dua orang teman untuk segera meluncur.. kemudian sampailah aku disana, dengan kursi roda aku naik ke lantai dua.

Dokter Emil memandang kulit kaki yang terbuka itu dan berkata, " kok luas ya areanya?" kemudian aku disuruh memberikan kaki itu untuk di bersihkan dan disinar. Sesudah itu aku disuruh untuk sinar setiap hari dan jangan lupa untuk membersihkan luka itu dua kali sehari olehku dan sekali lagi oleh perawat yang kadang-kadang lupa kalau kaki itu ada yang punya dan ada yang merasa sakit. Salep yang diberikan adalah Garamicyn. Salep itu lengket dan sulit untuk dibersihkan. membuat aku merasa bagaikan memasuki saat penyiksaan tawanan perang untuk mencari info strategi perang lawan.

Perawat lalu complain karena sulit untuk membersihkan luka tersebut dan kemudian mereka berinisiatif untuk menggunakan salep Mebo dari china untuk menggantikan salep sebelumnya dan kemudian berpindah ke dokter Lis. Terima kasih, karena itu adalah hal paling baik untukku. membersihkan luka bukanlah lagi hal yang sulit. Kemudian luka itu mulai mengering. Dua minggu kemudian, aku sudah mulai bisa berdiri. Aku coba mulai berjalan, tetapi itu malah membuat kaki yang sudah berwarna pink itu menjadi biru kehitaman, padahal aku bermaksud untuk masuk kerja ke kantor tepat tanggal 30 juni 2008. Dokter memberi tambahan hari istirahat.
Aku sudah mulai bisa jalan dengan agak sedikit menungging saat masuk kantor tanggal 08 Juli 2008. kemudian mulai membaik dan membaik. Walaupun aku hanya duduk saja selama berada di kantor. Belum boleh berjalan sering-sering dan jauh-jauh.

Hari ini kakiku disuntik dengan suntikan anti keloid, karena luka itu tidak kering-kering tetapi menebal. Ooww.. berdarah-darah dan terasa gatal, kemudian kaki itu di sinar. Menurut mereka ini adalah hal yang cukup bagus karena di minggu ke enam luka itu sudah membentuk sebagian kulit. Melihat kulit yang terbuka cukup luas maka kemajuan yang terjadi cukup pesat.

Aku berharap demikian, cepet sembuh hai kaki… aku menyayangimu.

Luv u full

Dudududu

Kapan kawin??

Dudududu… hari gini, pertanyaan paling sensitip seduniahh..!!

Gw akan bilang, secepatnya kalau ada jodohnya, punya calon?? hehehe, jangan cuma tanya dunk kasih calonnya juga. Bahkan HR di kantor gw akan memberikan list siapa yang single dan mapan untuk hidup gw inihh hahahahah cooperative bangethh yahh..!

Sementara Pak Aris, Pak Irwan, Pak Dian, semuanya heboh kalau gw udah mulai centil.. diteriakin palsu lahh, jijay lah, or pandangan yang mengungkapkan kata-kata sakti Pak Irwan" Saya Paham… anak muda jaman sekarang" deuhh namanya juga usaha Pakk..! Kalau gw udah mulai agak keperempuanan mereka langsung bertanya "Mau ke Bandung ya Han?" or " Mau ke undangan Han?" or "Ada janji sama Abang ya?" Mau tahu ajaaaa..!! Berantakan disuruh dandan, udah dandan malah kebingungan, mereka baru nyadar kalo gw cantik bangethh kalau udah dandan, soalnya dandan jarang-jarang siy hehehehe.

Hhh.. untunglah sekarang tak lagi aku sendiri yang perempuan, dan semuanya single ha ha ha..  pilih deh sana jangan cuma gw yang jadi objek penderita. cuma, kayaknya ngga ada efect nya deh.. apa karena gw yang paling muda jadi dengan mudah jadi sasaran empuk.. atau karena gw paling polos…? hihihi

Bicara tentang lugu, gw dinyatakan sebagai cewek lugu…
Waaa… ini terjadi ketika seorang mbak mendeteksi tangan gw sebagai bentuk deteksi dan terapi kesehatan.

Pertama, ketika tangan gw dideteksi mbak itu bilang, kamu masih perawan ya? olalala.. kalau gw janda tapi masih perawan yahh aneh. Gw kan belum nikahhh jadi bukankah itu sudah kewajaran???

Kedua, mbak itu bertanya lagi, kamu kalau dideketin cowo deg-degan ngga siy?? astaga, dideketin cowok dalam konteks apa ini? apa semua cowok yang deket sama gw harus bikin gw deg-degan..?? pliss deyyy. Udah gitu pake contohnya Pak Aris lagi, kamu kalau deket sama Pak Aris deg-degan ngga…? Ya nggaklah.. kecuali kalau gw tiba-tiba dipanggil simon, terus disuruh bawa data yang baru gw kirim ke client untuk dibawa ke kantornya.. itu iyaa pasti dia mau interogasi kenapa begini and bagitu, gw harus siap-siap dengan jawaban..!

Ketiga, mbak itu mengulang pertanyaan sama sampai tiga kali..? Heiii gw sampai harus bertanya sama mbak itu? kenapa mbak? apa ada organ saya yang disfungsi? atau mbak membuat pertanyaan yang bikin saya berpikir apa saya frigid maksud mbak?? dia cuma ketawa-ketawa dan bilang kamu masih lugu yahh… dan mbak itu tidak memberikan jawaban sama sekali..!!

Sungguh aneh..

Anyway, gw emang very lack of experience soal menyoal kegiatan antara cowok dan cewek. Padahal segitunya gw lebih banyak akrab sama co daripada ce yahh..?? tapi gw udah ngerti kali mengenai hal-hal yang bikin mbak itu tertawa tergeli-geli.. gw ngga selugu itu kok, gw kan udah gede.. pliss dey mbak..!!

Semangat..!!

How r u hanni…?

Bloody good sirr!!!

Hehehe, ini adalah ajaran dari Pak Boss Teguh yang pemurah lagi dermawan hehehe. Secara belio temenan sama Mr Smith yang rada-rada Lao lao ituu.. heheheh. Mr Smith.. i miss u..  party-party mulu di site… ajak-ajak napa..?
Manggil gw selalu darlink and sweetheart tapi tiap jalan-jalan and party lupa deh ama gw.

Hihi ini yang mo di omongin adalah bukan soal kerjaan, bukan juga Pak Bos2 diatas. Ini tentang semangat gw yang mulai kendor dan berusaha lagi ditingkatkan sama Pak Bos Teguh, makanya dia selalu tanya keadaan gw dengan jawaban  wajib itu…huhuhu… biar semangat katanyahhh

Hmmhhh project udah hampir kelar tapi masih peak season buat kerjaan. Gw udah mau meledak dengan laporan, data dan segala macam kendala cuaca yang bikin telepon gw ngga pernah absen berdering. Bahkan di hari libur gw… anyway, gw dijakarta, kagak dapat jatah R&R jadi please biarkan gw istirahat dengan tenang, jangan dibikin kerja 7 hari seminggu dunkkss..!

Gw ngerti siy semua orang sibukk, but hikss.. hikss.. kasih gw jatah lihat wajah-wajah segar dan menyenangkan dunks.. jadi ngga salah kan kalau berondong2 itu wajahnya seger2.. hihihihi

Alesan..!!

Ok, gw berusaha banget ngga cerita soal kerjaan disini karena bicara kerjaan memusingkan kepala, gw udah ketemu kerjaan secara terus menerus, maka gw akan bicara tentang hal-hal ngga penting di hidup gw yang flat ini..!

Seharian kemarin gw gangguin Pak Aris tercinta yang punya HM (hasrat membara) terhadap gw. hehehe kemungkinan terbesar yang dia lakukan adalah menjadikan gw sansak tinju, saking hasratnya itu membara sekali! Padahal kan gw secara tiap beberapa menit sekali cuma tanya,"Pak, tahu Afgan ngga?" pertanyaan yang sama berkali-kali setiap beberapa menit itu membuat dirinya ingin memakan diri ini yang telah letih dan tak berdaya dengan laporan weekly dan monthly. Sementara dirinya sedang berpusing-pusing dengan cost.. dan dirinya akan berangkat ke site minggu ini.. ohh pasti dia akan kehilangan, tak ada lagi yang menanyakan afgan padanya huhuhuhu…

Adalah aneh karena dimana-mana gw selalu jadi objek penderita. Begitu kata Pak Heru tadi.. yang juga ingin menjadikan gw sansak tinju. Gw ngerti siy mereka semua gemes sama gw, tapi walau gw menggemaskan bukan berarti mereka dengan bebas menjadikan gw sansak tinju kan..? sakit lho…

Hmm.. susah ya kalau jadi gw, menggemaskan iya, dicari-cari terus iya, dilimpahin kerja iya, dijadiin tameng iya, lengkap deh..! Mengambil quote dari Pak Somad yang cabut, " itu semua karena mereka tahu kompetensi diri saya…" hahahaha.. bang somad-bang somad jadi kangen gw sama bapak gendut itu yang rajin telp dengan segala permasalahan dan percurhatan dirinya yang kadang ngga penting dehh..

Hmmhh dear team, jadi ingin quote note Simon di communicatornya "as a team we will win through.." Semangat..!!!

Reading together

Membaca itu sebuah hobi buat gw. Sungguh satu kenikmatan ketika sebuah bacaan membuat imajinasi itu melayang tinggi. Menjadi pemimpi bukanlah sesuatu yang asing didengar kuping, karena bacaan itu membawa diri menjelajahi segala yang bersifat adventurer dan juga menyenangkan dan kemudian bermimpi melakukan hal-hal tersebut, mimpi yang menggelora jack bukan mimpi yang bikin perut kelenyer2 hehehe. Saat ini, akhirnya, buku Gajahmada itu terbeli juga, jadi buku yang ketiga ini tentulah hal menarik ketiga yang dibaca. Gw membawa buku ini kemana-mana, tanpa maksud menunjukkan ke orang bahwa, ehhh gw baca buku ini lhooo.., sumpe ngga maksud gitu. but eniwei orang-orang kantor jadi ngliat gw bawa buku and ujung-ujungnya penasaran eiyyy buku apaan siy. Sambaran mantap jawaban gw itu adalah “Gajahmada, baca deh…” hehehe..
Dan tak lama di communicator gw yang tertulis statusnya Gajahmada, menjadi ramai, “lo baca Gajahmada han? gw juga baca tahu… “ rame deh jadinya.

Buku ketiga ini gw baca di Bus Agramas arah lebakbulus tercinta itu. Tiba-tiba ada seorang laki-laki duduk disebelah gw, ehm, secara gw penggemar laki-laki niy hehehe, dia tampak enak dipandang huhuhu *devil mode on. Tubuhnya yang besar dan jaketnya yang tak begitu tebal berwarna coklat berhimpitan dengan tubuhku yang tentunya selalu mengenakan jaket tebal itu (membuat banyak yang mengatakan aku seperti orang Eskimo.. what ever, I don’t care, cos it’s freezing in the bus and freezing at my office, even though John always ask ”are you going to snow hun..?” eniwei john, it’s Hot outside but snowy inside hehehe) ok back to the story. otomatis dunks, dinginnya AC bus itu mendadak hilang oleh kehangatan yang memancar-mancar dari pesona sang lelaki hahaha mantabh bahasa gw! Dia duduk menyenderkan punggung dan kemudian membuka koran yang digenggamnya tadi.

Hmm jari-jarinya lucu..  ku coba menoleh kesamping untuk melihat wajah yang sedang asyik membaca koran itu. Wajahnya seperti bayi besar, menggemaskan. Musik yang keluar dari speaker  Bus adalah Michael Learns to rock lagunya membuat kenangan gw akan masa lalu melompat-lompat kegirangan.

Nothing to lose your love to win

Hoping so bad
Let you let me in ooo

I’m at your feet
Waiting for you
I’ve got time and nothing to lose

Kemudian bayangan wajah masa lalu itu menari-nari, hehehe mengingat kemudian ada yang berlebihan di bibirnya, aku menjadi geli sendiri. kebetulan disudut kantor ada seseorang yang jika tersenyum maka gigi geliginya yang kecil putih-putih rapi itu juga mengingatkan aku pada bayangan masa lalu yang sama.

Andai saja seseorang yang duduk disudut kantor itu bukanlah fresh graduate, maka sudah ku gebet habis2an dia, eniwei gw masih usaha ngegebet tuw anak juga siy.. secara kalau balik ke bandung bareng.. cieehhh hahaha. masih seseorang disudut kantor niy, physically he is dark, tall and handsome darling..! Pretty boy! Senyum yang ngga nahan buat gw karena uwaow.. cemerlang sempurna! dengan alis yang hitam dan mata yang mampu memberikan rasa selenyer2 ngga kuku hwahahaha.. ga tahu deh kalo niy anak denger secara manggil gw aja teteh hihihi. Lalu dia akan berpikir teteh ini paedophil hwaiyawiaywia.

Pesonanya menggugah siy.
Sambil asyik-asyik berkhayal gw jadi ngantuk dan tertidur. Tiba –tiba ada sentuhan-sentuhan pada tanganku yang membuatku terbangun dengan setengah mulut terbuka alias ternganga hahaha, sunngguh aib buat para wanita single dan jomblo berath ketika seorang laki-laki menyentuh tangannya ketika ia sedang tidur lelap sampai ternganga.

Ah Pak kondektur dengan senyum tertahan meminta bayaran ongkos Bus. Uangnya sudah ku pegang dari tadi ditangan sebenarnya. jadi kuberikan padanya dengan tanpa sengaja menyentuh wajah si lelaki tadi. eh dia jadi menoleh kearahku dan aku jadi memandangnya. Jadi pandang-pandangan deh kita hehehehe uuhhh wajah yang sedap dipandang. Tak lama dia kembali larut dengan koran yang dibacanya dan aku tak bisa lagi tertidur, maka aku baca lagi buku Gajahmada itu, soalnya belum selesai.

Weladalah.. orang itu kemudian menutup koran dan ikut membaca buku itu dari sampingku. dengan wajah yang dia fokuskan untuk membaca buku itu..
Hal yang sangat mengagetkan buatku. Bukannya ngga boleh ikut baca, tapi ngga biasa kan hal seperti itu terjadi. Orang yang duduk disebelah dan tak kenal sama sekali tiba-tiba ikut baca, ngga biasa jackk!! Cuma karena dia orang yang tampak sedap dipandang aku biarkan saja dia ikut membaca lembar-demi lembar buku Gajahmada itu. Pada saat itu bus memasuki terowongan di jalan tol, entah kenapa tiba-tiba dia memandangku, oow, aku berusaha membuat pandanganku selurus mungkin ke depan. Kan ngga mungkin gw ikut memandang dia seperti diawal kan?
Hwaahhh akhirnya sampai deh di cilandak.
Anehnya dia juga bergegas turun dan menghilang diantara banyaknya orang yang turun.

Hmm, kalau seandainya besok aku ketemu dia lagi, aku akan menyakan namanya, dan aku rekomendasikan buku ini. Bukunya bagus..!! Walau aku ngga keberatan kalau kita bacanya bareng-bareng lagi di Bus hehehe

AFGAN….!!
Begitu cewek-cewek berteriak..! dengan sangat otomatis, gw langsung menoleh… mana?mana? mana …? mana AFGAN nya??? sosok hitam, manis, lucu dan imut itu gw cari dengan menyapu lautan ABG di BTM bogor. Ada di BTM karena ingin sekali makan siang soalnya laper..! habis jalan dan belanja di minggu siang buat ngabisin duithh yang dah mo abis padahal gajian masih lama.. pfuhh saking borosnya gw ini..!! tentu saja mata gw jelalatan mencari-cari sosok itu. Entah ada acara apa, gw ngga begitu peduli, karena yang gw peduli cuma satu yaitu AFGAN.

Pertama kali gw lihat video clip AFGAN di TV, man.. i’m in love..! dia membuat gw kembali ke masa kelas 1 SMP, saat masih suka teriak teriak manggilin Kuni, Rubi atau Rio disamping jendela kelas. Atau saat masih suka berantem sama si Herzacky.. hehehe dulu Dowty pernah bikin gw geer waktu dia bilang si zacky salam buat gw, padahal jelas-jelas saat itu kita lagi berantem sampah sama anak kelas duwa.. hmmm masa-masa yang manis..!Masa-masa bodoh itu! ok, anak kelas tiga selain Kuni, ada satu yang sangat di idolain sama Dwi punya wajah lucu seperti AFGAN. Hanya AFGAn ini jauh lebih cute and so very cute man..! Duhh.. orang-orang kantor gw mengelus-elus dada waktu gw bilang "gila ye.. dia kerrewn banget tahu, cute banget, and suaranya membuat dada ini berombak sangat tinggi, dia membuat badai dengan suaranya di hati gw!hahaha.. sumpah deh gw nggak peduli waktu orang-orang bilang, lo udah pasti jadi tantenya Han..!Nggak peduli, gw suka sama AFGAN.

Mana gw tahu kalau ternyata ada acara di BTM yang memanggil AFGAN sebagai bintang tamu.  Well, secara ya, waktu gw sempet lihat cuplikan tentang AFGAN di TV dia diwawancara oleh  entah stasiun TV apa, tapi saat itu dia pegang Handphone and you know what..? AFGAN darling, Handphone kita sama..! HTC warna marun itu, saat dia sedang menggunakan stylus entah untuk sms atau apa, yang penting warna dan bentuknya sama persis!ouuhh ini adalah pertanda darling, we’re meant to be, qiqiqi (sudahlah jangan judge gw paedophil..!). dan tepat ketika tanpa sengaja gw jalan di BTM dia akan menjadi bintang tamu, tidakkah ini sebuah pertandaa…? hahaha, whatever darling, what ever people say, i dont care..!we’re meant to be.

Dengan  sabar gw tunggu kedatangan AFGAN. Lokasi untuk acara itu adalah lokasi yang kecil, mungkin karena acaranya juga cuma acara kecil. Salahnya, AFGAN itu kan bintang baru yang notabene digemari anak-anak ABG dan juga gw.. hehehe sehingga menimbulkan desakan-desakan hebat dan dorongan-dorongan dahsyat yang bikin suasana menjadi lebih naik dan begitu juga suhu serta udara yang semakin pengap. Herannya itu anak-anak cowo juga pada rame disitu, well kalau dia sama cewe nya, gw masih paham. Hmmm mereka itu gerombolan cowok-cowok lhoo..!! dengan dandanan punk, sorry niy kalau lo nonton neverall manggung, gw ga keberatan dengan dandanan itu, tapi man, ini kan AFGAN lagunya yang bernuansa jazzy yang sedikit groovy, pop manis nan ringan itu, ibaratnya Remy Silado yang kerap mengatakan, ini adalah lagu-lagu standard, tentunya standard jazz, cuma AFGAN masih pop manis kan (eniwei, ini cuma pendapat gw yahh), agak kurang matching sama dandanan anak-anak yang gerombolan ituww!

Sedikit egois, gw berpikir harusnya anak-anak itu melenggang pergi, jadi ada kesempatan buat gw sedikit lebih dekat ke panggung hehehe. Tiba-tiba telepon gw berdering, nomor yang nggak dikenal, hampir aja gw reject. Soalnya handphone itu yang rencananya akan gw pakai untuk merekam AFGAN, Digicam gw belum di charge. So, HP adalah penyelamat, kan? Masa siy akan aku biarkan moment ini lewat begitu saja..? ya ngga lah, masa ya ngga dong..? Duwhh betapa ABGnya aku ini..!
Telp itu akhirnya ku angkat,
"Hallo..? siapa niy?"
"Ini Novi, Han" suara laki-laki
"Novi mana?"
"Kamu ndak ingat ya..? dah ndak ingat Novi lagi" dialeknya mengingatkan ku pada seseorang, dialek ini dialek melayu pontianak dengan sedikit sengung chinese.
"Novi? Novi Novi?" pertanyaan ini kuulang tiga kali.
"iya, Novi pontianak, SMA 1?"
"Noviiii, ya ampun, apa kabar?"
hahaha.. gila ya..! untung ngga di reject, Novi my love, temen gw SMP dan SMA itu yang pernah berjanji untuk bisa sama-sama ke eropa menimba ilmu, cuma sampai sekarang masih belum ada rejekinyahh, dia telp gw, dia adalah orang yang gw samakan dengan seorang jet li karena dia adalah seorang berketurunan cina dengan wajah bak jimmy lim dan jago banget nari, suka banget menirukan gerakan dahsyat jet li ketika menendang atau melompat dan salto diudara, dulu kan gw sempet mau nari bareng sama dia buat perpisahan, eh terus ngga jadi deh.. soalnya si Gandi dan leodi males banget buat latihan.

Ok, sehabis melepas rindu selama beberapa menit dengan Novi, dia pun menyelesaikan telp nya. Undangan Reuni satu dekade SMA 1, Man.. kenapa harus dateng undangan itu di hari ini, saat gw merasa sangat ABG dengan cintaku pada AFGAN yang tak beda dengan lautan ABG anak SMP yang banyak ituhh. Tentunya undangan reuni satu dekade SMAN1 Pontianak itu membuat gw sadar gw udah ninggalin SMA selama 1 dekade jackk!!Hwaahhhh kenapa??? kenapa sudah begitu lama…?? Gw ninggalin SMA selama 1 dekade dan AFGAN ninggalin SMA itu satu tahun lalu hehehe.. kebayang kan bedanya…?

Aku ingin jadi ABG hari ini, AFGAN ada disana di depan panggung saat aku sudah selesai bicara dengan Novi, aku merangsek masuk. Sementara panitia meminta agar jangan ada yang dorong-dorongan dan jangan teriak-teriak buat para cewek. Soalnya AFGAN mau nyanyi, kalau pada teriak-teriak tentu AFGAN tidak bisa bernyanyi karena suaranya ngga kedengaran. Itu membuat gw diam, soalnya rencananya kan gw mau histeris juga hehehe.
Gw mau denger AFGAN nyanyi life, karena gw suka AFGAN!
Lagu pertamanya ngga jelas, soalnya cewe-cewe disamping gw teriak-teriak ngga jelas. Bahkan teriakannya itu " Ya ampunnn AFGAN cakep banget..!!" itu membuat gw noleh, man… niy anak bukan mau dengerin AFGAN, dia cuma takjub sama tampangnya doank..! Eniwei.. adek ABG, tante juga suka…! gila ye.. AFGAN cakep banget..!! heheheheheheh
Akhirnya hits itu pun keluar juga,
Terima kasih cinta untuk segalanya
Tlah kau berikan lagi kesempatan itu
Takkan terulang lagi semuaaaaa
Kesalahankuuu yang menyakitimuuu

Cewe-cewe ABG itu menyanyi keras-keras ditelinga gw, well i dont care cause i sing with them too..! Sampai akhirnya gw berteriak, AFGAN i love you…! dan suara gw teredam oleh teriakan histeria ABG cowok dan cewek itu (menurut ade gw, cowok-cowok yang gerombolan itu tak kalah menyanyi dengan keras.. heheheh)

Hhhhh AFGAN beneran lho gw, kalau seandainya ketemu sama lo, gw akan jadi norak dengan minta foto bareng dan minta lo ngomong hanni  i love you or  hi hanni or whatever yang penting suara lo akan gw rekam diHP gw yang sama dengan lo itu (sungguh noraknya diri inihhh..!!),Quesera sera what ever will be, will be, Darling we’re meant to be. Mudah-mudahan kita ketemu di kemang yahhh hehehe

Just let me be a teenager today, AFGAN i love you..!

« Newer Posts - Older Posts »