Feed on
Posts
comments

Kenang mengenang

Ada yang pernah berkata, semakin seseorang mengenang masa lalu, maka semakin tualah ia. Hanya orang yang telah menua yang bisa mengenang, karena ketika berada dimasa muda semuanya belumlah menjadi kenangan, itu baru perjalanan.

Kata-kata itu membuat aku merasa tua, karena akhir-akhir ini aku suka sekali mengenang masa lalu. Masa dimana semua masih ku kenal dengan lengkap. Tidak ada yang telah terkubur sepi, atau setengah mati kukuburkan dengan menjejalkan doktrin bahwa orang itu telah mati.

Pontianak adalah kota yang teramat aku rindu.. walau mungkin kota itu tidak menerimaku dengan sumringah kala aku datang. Walau mungkin tak ada lagi jalan-jalan sunyi yang aku lalui dengan hati bungah karena baru saja menerima senyum indah atau diantar pulang oleh si idaman gila..! Namun yang pasti tidak ada lagi Bu Bas. Maka rasanya dada ini penuh haru mengingatnya.

Bu Bas adalah ibu dari Eva, beliau tetanggaku. Kerjanya setiap hari merutuki aku dan Eva "Dasar pemalas kutu’ kita’ bedua! Jadilah bedua ni! Belumut dalam kamar tu..!" Aku dan Eva tumbuh bersama dari kami kelas tiga SD sampai aku melanglang buana ke Bogor. Tak pernah bertengkar sekali pun. Bu Bas adalah orang yang paling kesal kalau aku sudah berada di kamar, karena susah untuk keluar meskipun hanya sekedar makan.
Walaupun kamar itu penuh berantakan. Aku tak akan ambil pusing  akan omelannya dan juga tak aku hiraukan anjuran untuk membersihkan kamar. Eniwey, ini kan kamar aku, suka-suka aku dunks!

Lalu dengan gemas beliau membersihkan buku-buku yang bergelimpangan, majalah, koran, baju-baju.. "anak gadis pemalas kutu’..!" rutuknya lagi. Dia pun tetap akan memarahiku kalau aku ngambek karena dimarahi. Semua yang dilakukannya adalah marah-marah sama aku. Kadang aku pikir apa orang ini tidak punya kerja lain? Setiap hari marah-marah dan pasti tujuan utamanya adalah aku.
Salah, karena Bu Bas punya sejuta kegiatan dan semuanya berhubungan dengan masakan. Ok, kalau masakan Bu Bas, aku selalu makan, selalu suka, selalu ingat, selalu kangen lagi. Selalu Bu Bas, Selalu…

Hubunganku dengan Bu Bas lama-lama menjadi benci tapi rindu. Aku yang selalu kesal dan juga mengesalkan ini lebih aman bercerita mengenai apapun padanya. Seperti halnya Eva lebih aman bercerita apapun pada Ibuku. Kita berganti Ibu agaknya hehehe.

Hidup Bu Bas itu penuh liku sejarah yang benar-benar butuh kemampuan besar untuk menghadapinya. Ibuku dan Bu Bas adalah teman yang paling akrab sejak pertama kali bertemu. Sesekali kulihat matanya basah. Aku tak berani bertanya. Ketika orang tua memperlihatkan kelemahan seperti itu aku selalu merasa bersalah. Mereka tak pernah menunjukkan bahwa mereka juga manusia yang bisa sedih. Kadang aku akan bersikap lebih baik dan lebih penurut kalau kulihat Bu Bas tampak galau.

Ketika Ibuku yang sangat super duper aktif itu jarang berada di rumah, maka aku akan mencari Bu Bas, hanya sekedar mencari suara-suara yang akan memarahiku tentang ini dan itu dan juga menyuruhku makan. Aku akan dengan santai mengambil piring dan nasi dan menghabiskan lauk yang ada dirumahnya kemudian berjalan pulang, tanpa beban. Begitu juga dengan mereka. Tak pernah ada perhitungan atau ketakutan bahwa masakan akan habis atau saatnya pembalasan kita habiskan makanan dirumahnya.

Beberapa lama aku tak ada di Pontianak. Aku rindu mendengar suaranya  Bu Bas, aku hanya ingin mengabarkan kalau aku kangen, kangen sama masakannya. Kangen Bu Bas, kangen Pontianak. Dia mendengar, dan dia menangis haru, karenanya dia letakkan telp dan meminta orang lain bicara denganku karena beliau tak mampu lagi bicara. Rindu itu menyesakkan dadanya. Ah.. kemudian aku merasa seperti anak yang tak berbakti. Berapa lama  aku tak memberi kabar tentang diriku, tentang kelakuanku yang mengesalkan ini.

Ketika aku pulang kesana, beliau membuatkan semua masakan kegemaranku. Semua. Betapa senang hatinya dengan lahap aku habiskan semua. Bahkan Eva menjadi jealous karena aku yang boleh makan sebanyak-banyaknya daripada dia, heii itu adalah pertengkaran pertamaku.. hehehe.

Ah.. kemudian aku mendengar beliau sakit. Melihat perjalanan hidupnya maka adalah hal yang aneh mendengar orang sekuat itu bisa sakit?
Aku berteriak di malam itu, maki aku lagi, maki saja aku tak perduli. Jangan Pergi… Jangan…!

Kepada Bu Bas

aku tahu malam-malam panjang itu
penantian pada bintang membawa seorang nelayan berlabuh pada pulau yang tandus
maka ia mencari pulau lain

aku tahu ketika ia kembali ke pulau itu ada pohon bertumbuh
lalu seseorang menanam kembang indah yang membuatnya cantik
dan aku ikut bernyanyi bersama kupu-kupu

malam menjadi riang bersama tarian ombak dan nyanyian karang

tapi hidup memberi jalan tak mulus
aku tahu

aku lihat sebuah keindahan yang tiada tara
aku lihat tsunami yang menghancurkan segala
aku lihat matahari memanas

aku melihatmu menjadi bintang dalam setiap drama

dan kini drama itu selesai

peranku tak besar, aku tahu
tapi dirimu..
berarti dalam setiap langkahku

Sebuah rindu pada Bu Bas, Bunda kedua.
Semoga Bu Bas tahu, kalau aku sayaaanggg banget sama Bu Bas. Semoga doaku selalu sampai ya.. Aminn

Ulang Tahun


Ulang tahun itu menyenangkan, ya…! kalau masih kecil dan dirayain
besar-besaran.
Ulang tahun yang seperti itu seru….!
Coba lihat ulang tahun anak-anak selebritis, pengusaha kaya, habisin uang
ratusan juta, anaknya have fun, ibunya senang, bapaknya ketawa-ketawa, prestige
nya.. jangan ditanya!

Kalau umur sudah lewat 20 ditambah tidak memiliki status membanggakan, menjadi
jomblo-hina yang hampa (menurut adhitya mulya)- ulang tahun adalah hal yang
paling menakutkan. Walau tidak menutup kemungkinan bahwa hari itu ditunggu
juga. Siapa tahu ada teman-teman yang ingat dan membawakan kado, meskipun
buntu-buntutnya minta ditraktir juga!!

Hari ini aku ulang tahun. Mungkin hanya aku dan tuhan yang tahu. Rumah sepi
sekali. Telepon tidak berdering dari pagi. Handphone juga. Bunyi sms alert juga
tidak. Tuhan… sebenarnya aku ada tidak sih didunia ini? Kok sepertinya hanya
kita berdua yang tahu aku kira-kira 20an tahun yang lalu dilahirkan.

Mmhhh, aku tahu… jangan-jangan hehehe mau dibikin kejutan, surprise gituh..!! kalau begitu aku juga akan pura-pura lupa..!

Kriiiiinggggg
bunyi telepon yang memekakkan telinga, sepertinya ada berita dari luar
sana .. aha..!

"Hallo.."

"Zekha, kamu baru bangun ya?"

"Siapa ini?

"Mama,  kamu pasti baru bangun ya? gimana sih
kan mama udah pesen kalo kamu hari ini harus
bangun pagi si Alya mau datang hari ini. Mama udah di bandara sekarang."

"haaa…? Alya siapa ma?"

"Zekha, Mama ngga main-main, pokoknya kamu mandi terus belanja, daftarnya
udah mama taruh disamping telepon sama uangnya..! cepet ya..!"

"iya.."

mmhh, Alya?
ooohh iya si Alya hehe sepupu gue yang ada di
Pontianak ..! yayaya
pasti liburan dateng kesini.

Daftar belanjaan Mama:
Daging 1 kg
Ayam 2 kg
Wortel 1 kg
Buncis 1 kg
Kentang 1kg
Kentang goreng 1 kg
Buntut sapi 2 kg
Kelapa 3 buah diparut ya! Bumbu daun dan rempah di abang yang biasa yahh!
Bawang merah and putih 1kg (hmm..kayak bendera aja niyh bawang..!)

Wuah.. mama mau masak-masak nih, hehehe
ternyata mama sayang juga sama aku. Mama emang paling tahu kalo aku suka makan
sop buntut.



Gyaaa… mobil kemana?Dipake mama ke bandara? mmhh pasti si Jelek Alvin ngelayap
tuh!! sialan! terus masa gw mesti pake sepeda si?
tapi kalo gak pake sepeda nunggu ojek lamaaa! becak jarang!
ya sudahlah.

dijalan

Suit suit..!! Neng, ka pasar neng?

Aa’ temenin yah!

dasar tukang becak ganjen!!

 

sehabis
belanja

Rumah sepi amat ya?
eh.. hati-hati mungkin sebentar lagi bakal ada yang teriak
"Suprise!!!"

satu, dua, tiga, cklek!!
……..
……..
sepi amat?

Note di atas meja:
Mama sama Alya mau ke kota
bunga, jadwal Alya padat. kamu kelamaan kepasarnya. Nanti kalo
Alvin pulang nyusul aja, kalo ngga bilang
sama Bi Sumi masak jangan banyak-banyak, mama sama Alya nginep di Uwa’ haji.

 

Ah.. apalah artinya ulang tahun
hanya sebagai simbol kelahiran, bahwa umur kita sudah bertambah terus menerus,
bahwa kita dulu bayi, tapi sekarang sudah bertumbuh dan hidup itu..

SMS alert. Huurayy!! ada juga yang ingat ultahku.

sms: Faith make all things possible, may you always in the right path, happy
b’day dear.

mmhh, kok pesennya gitu ya…? apa aku ngga di the right path?

reply: thx ya mba

rasanya

eiy, ada lempok, dodol durian dari Pontianak .
Lumayanlah, ngga ada makanan istimewa hari ini selain lempok itu.

Krrriiiingggg
suara yang sangat mengagetkan.

"Hallo"

"Zekha..?"

"Mama..?"

"Aduh.. anak Mama ulang tahun ya hari ini? maaf ya nak, Mama lupa, abis
mama cepat-cepat tadi. kamu mau apa?"

"Ya.. maunya sih banyak Ma, tapi kalo Mama inget hari ini ulang tahun
Zekha, Zekha dah seneng kok."

"Kalau begitu bilang sama Bi Sumi buat bikin sop buntut ya… kamu suka
kan ?"

"Suka Ma.."


Rumah begini sepi, teman-teman tidak ada
yang menelepon ataupun datang. Ini hari minggu. Sungguh kisah sedih di hari
minggu.

Tuhan, apa ini memang kesalahanku. Kenapa aku merasa sepi dan sendiri di hari
ulang tahun? Rasanya menyiksa sekali.

Tuhan, kalau bisa jadikan aku kecil lagi, biar bisa ulang tahunnya dirayain.
Akan ada teman-teman, ada Mama, ada Papa, ada si Jelek Alvin.
Ada yang teriak-teriak, ada yang nangis minta
balon, ada yang ketawa-ketawa. Pokoknya rame!

huhuhu…

"Ngga mau sepi!!"

"Neng.."

"Eiy..? Ada
apa Bi?"

"Kunaon neng?"

"gak apa-apa kok Bi.."

"Bi Sumi kaget, Eneng teriak waktu Bi Sumi masuk kamar.
Ada yang dateng
Neng."

"Siapa Bi?"

"Bibi kurang tahu Neng, lelaki…
kasep"

"Iihh, bibi mah centil. Eh.. siapa ya? Saya cantik ngga Bi?" ujarku
sambil merapikan rambut.

"Tobh dah… geulis pisan!." Bibi mengacungkan jempol.
Dengan cengiran penuh kemenangan dan rasa percaya diri tinggi aku pun berjalan
menuju ruang depan.

Lelaki itu berdiri didekat kolam ikan di
teras samping. Siapa ya?

"Ehem.." aku berdehem.

Lelaki itu membalikkan badannya… astaga

"Eh, maaf.. saya lagi lihat-lihat ikan. Rumahnya enak ya.. adem."
ucapnya sambil tersenyum.

wajahku pucat pias. Dia kan pelatih
basket di SMUnya Alvin,
udah lama banget aku kecengin. Alvin
yang memang rese, ngga pernah mau ngenalin aku ke dia.
Padahal aku suka
curi-curi waktu buat ngejemput ma nganterin anak jelek itu ke sekolah.

"Ehh.. ngga apa-apa kok… cari Alvin
ya? Alvinnya pergi dari pagi. Bukannya hari ini ada latihan?" tiba-tiba
serangan pertanyaan keluar dari bibirku yang ngga terkontrol ini. Rasa malu dan
bingung mulai menyelimuti.

"Nggak kok, nyari kamu." Ucapnya sambil tersenyum

Haaa? cari aku? Tuhan… ini nyata apa khayalan?

"Gimana?" tanyaku ulang. Pasti kata B O D O H tertulis diwajahku saat
ini.

"Aku kesini cari kamu kok." ucapnya pasti.

"Oh… ada apa ya?" tanyaku lagi ragu-ragu.

"Hai… aku Fikri" dia mengulurkan tangannya.

"Zekha.." ucapku lagi. Lha… ini maksudnya apa ya?

"Sekarang kita udah kenalan kan ?
kamu keberatan ngga kalo aku ajak jalan?" tanyanya lagi.

"Ha..mmm kemana ya?" aku masih belum bisa mencerna maksud dari orang
ini.

"Kamu mau kan ?
aku tunggu disini kalau kamu ganti pakaian."

"tapi mau kemana?"

"Ke acara basket, Alvin
lagi bertanding hari ini. mau?"

Aku tersenyum malu. Alvin …
kok mau tanding basket ngga bilang ma kakaknya sih..!!

 

di
mobil dalam perjalanan

"hmmm, kamu wangi.." ucap Fikri.

"Kamu juga…" ucapku spontan. Astaga… dunia!! kenapa aku terjebak
dalam percakapan teraneh ini.

"Parfum kamu apa sih?" tanyanya lagi

"Aku pake Petite Cherrie, Annick Goutal" ucapku pelan.

"Mhh.. disini ngga ada yang jual ya..? tanyanya lucu

"Aku ngga tahu, abis ini hadiah ulang tahun tahun lalu dari Om ku waktu
dia ke luar negeri" huhu penjelasan yang cukup memancing untuk membuat dia
bertanya ulang tahunku kapan kan ..?

"Oh.. abis nyokap juga pake Annick Goutal tapi yang Gardenia Passion"
ucapnya lagi

eiy… dia tahu soal parfum juga

"Wanginya cocok sama kamu…" ucapnya sambil melirikku.

/ho fly me to heaven right now!!

di
tempat pertandingan basket

"Oopss.. sorry pertandingannya udah selesai, kita terlambat" ucapnya

"Lho, kamu gimana sih? kan
kamu yang ngelatih, masa bisa ngga ada waktu team kamu yang main..!"
suddenly i feel he’s not what he looks like,
well dont judge the book by its cover

GOR terlihat sepi. Alvin
juga tak tampak. Aku segera mengambil handphone untuk menghubunginya.

"Eh…mau telepon siapa Zekha..? tanyanya

" Alvin …"

"Ngga usah…!!" ujarnya cepat.

Aku memandangnya dengan tatapan curiga. "Kenapa?"

"Karena…"

"SURPRISE…..!!!!!!" teriakan mengumandang dispeaker yang ada di
dalam GOR dan dari satu pintu kemudian berhamburan orang-orang gak jelas dan ga
penting…!!

Alvin, Mama, Papa, Alya, Uwa’, teman-temanku yang jelek dan jahat, teman-teman
Alvin yang berkeringat
habis main basket….

Tuhan… terima kasih.

tahu
ngga sihh

Mba yang ngirim sms tadi, sepupuku, sengaja memberikan pesan yang memang ngga
aku mengerti
Mba Sonia yang nyuruh aku biar tetap yakin bahwa ada yang seorang ksatria
ganteng menjemputku suatu saat nanti.
Well.. datanglah Fikri. Itu juga udah ada di skenarionya mba Sonia untuk ulang
tahun ku

Mama sama Papa ternyata baik banget, inget sama ulang tahunku. Ya iyalah..!
kan aku anak
mereka…

si jelek Alvin ,
percaya atau ngga, dia otak dari semua ini..!
Ngga nyangka dia ternyata perhatian.

Fikri.. mmh hihihi malu!

Dia bilang ke aku kalau dia ingin banyak meluangkan waktu denganku. Saling
mengenal. Karena sudah lama dia ingin dekat denganku..

Ternyata, ulang tahun itu menyenangkan ya….

Kemang

Jalan didepanku penuh sesak berlubang besar, seperti menganga
tetap saja aku suka saat malam
ketika jalan itu lebih diam dan lampu oranye memberinya eksotisme bayang

berjalan pada trotoar kering menyapu bayang-bayang yang menghantui
walau hantu-hantu itu berkeliaran hingga pagi dan pagi lagi

sudah ku katakan padamu kalau aku suka jalan ini?
jalan ini memberiku kesempatan sendiri sendiri
bersama malam menikmati sunyi
bersama kumbangkumbang didalam kepalaku yang senantiasa merajut dunia peri

Aku suka jalan ini
ketika malam menjadikannya lebih diam dan lampu oranye memberinya eksotisme bayang

cerita rindu

Aku pergi ke senja hari, ketika mata telah berubah warna.
Kenangan menjelma nyata berbayang di matanya
Lalu dia berkata tentang pesona, tentang perih luka dan nostalgia panjang masa lalu Aku ingin merekamnya.
Masuk kedalam benak-benak yang tak henti bertanya tentang rindu
Karena rindu menyerta hingga raga tak lagi punya daya

–OMA–

Kopi dan cermin

Aku menyeduh dengan panas yang membuat jariku melepuh

Ku tunggu agar bisa ku hirup bersama aromamu yang membuai itu

Sungguh membuat jiwa tak sabar lagi..!
ya,

aku tak sabar

Ada yang kurang

Penuh kerakusan ku masukkan cream kedalam campuranmu, 

banyak

lagi, lagi..!

Hahaha.. ku tertawa 
yayaya.. semakin banyak semakin baik

Di tambah dengan beberapa sendok gula agar manis

Ku taruh di ujung meja, sebentar sayang aku ambil dulu sebuah buku yang bisa menemani hari ini menjadi sempurna.

Dan aku bergerak melenggang.

Melenggang dan sampai di ujung dunia

Ketika cermin menjadi candu nomor satu 
dan,
manusia yang menjadi rakus terhadap segala

Aku terpaku, 
hai cermin.. kau boleh juga..!

melewati bentuk-bentuk cantik nan rupawan

Aku terlena

Ku biarkan aroma kopi pergi

Ku biarkan cairan cream mengental dan tak sudi mencair lagi

Kopi yang dingin, di ujung meja.

aku dan cermin 

Lupa..

Kemarin, tanggal 28 Maret, mewakili Pak Manaf sang Doccont aku n mbak lesti berangkat ke Blitz Megaplex di One Pacific Place mengemban tugas untuk menghadiri movie night yang diselenggarakan Crown Records Management. Walaupun dengan bodohnya nyasar dulu ke Blitz Megaplex di Grand Indonesia. Untungnya sampai di tempat sebelum filmnya dimulai.. hehehe. Ini niy bukti bahwa ngga baca-baca undangan dulu, langsung mau berangkat aja, secara hari jumat dan dapat dipastikan macetnya ituu bikin deg-deg serr, soalnya Pak Manaf the Babe itu dengan tegas bilang “lu musti dateng ye..jangan ngga, udah confirmed!”

Mbak Lesti manis banget hari itu dengan blus hitam tanpa lengan dan rok kembang2 hitam dan higheels hitam. Gw mati gaya jack, hanya dengan kaos lucu warna pink yang ada gambar pita didada yang gw liat di flashy bandung, skinny jeans item dan flat shoes. Pfuuhh gimana ngga berasa kebanting. Secara hari itu jumat jadi gw pikir hari santai di kantor kan? Walaupun tahu akan berangkat juga.. hihihi, emang gwnya aja yang santai siyy.

KIta disambut dengan ucapan terima kasih dan diminta untuk segera masuk karena film akan dimulai, soft drink menunggu didepan dengan large size. Hmm boljug!! Secara itu adalah kali pertama gw nonton di blitz megaplex, kursinya beda ya sama 21 hehe (hati-hati kenorakan ini dimulai…)
Ada sambutan, perkenalan personil dan juga presentasi dari Mike bahwa mereka punya headquarter baru di BSD. hmm gedung yang cukup besar.. lalu ada doorprize, kalau tahu doorprize nya itu ticket nonton gratis di situ dan ada dibangku paling atas, gw akan pilih bangku yang paling atas tuww. Cuma udah penuh juga siyy, gw kebagian di G Row. Akhirnya ngga dapet kan?

Mulai deh filmnya, untung gw udah baca resensi filmnya. Cerita ini adalah mengenai pembunuhan presiden oleh terorist. Film ini terdiri dari enam sudut pandang yang berdiri sendiri sepanjang 15 menit sebelum kejadian pembunuhan itu dimulai, jalan cerita yang tak mudah ditebak, semuanya membentuk satu cerita yang apik. Kerreeennn bangett. Sepanjang cerita kita dibuat penasaran dan tegang. Film ini sangat reccomend untuk di tonton, it’s worthed.

Rapi banget cara dia membuat segala sesuatu yang dirunut menjadi satu dengan ending yang cool banget. Gw inget cerita jet lee yang paling bagus sepanjang masa (Bodyguard from Beijing) yang menunjukkan betapa agent itu cool banget, sama seperti agent-agent yang ada dalam cerita itu. Terutama Tom Barnes dalam Vantage Point, ketika Mr President mengucapkan “Thank you Thomas..” dan kamera mengambil pose Thomas Barnes dari bawah dengan wajahnya yang tetap menatap kedepan sambil mengucapkan “you’re welcome” hehehe itu kondisi seseorang yang penuh rasa bangga menjalankan tugasnya. Hhh keren deyhh!

Terus terang gw ngga begitu kenal pemain-pemainnya, tapi film ini sangat meyakinkan. Belum lagi wajah-wajah latin espanola yang seger-seger and berotot itu!! Favorite gw yang jadi Javier disitu, waoww *sedikit spoiler hehehe, dia berhasil ngabisin penjaga and agent -agent diruang control untuk kepresidenan seorang diri, libas aja semuanya habis bersihh. Kerrennnn..!! Mungkin dia adalah model jeans wrangler or semacamnyalah.. dia keren banget dengan jeans dan baju kaos hitam yang membungkus tubuh berotot nan indah itu hehehe berkesempatan menjadi seorang yang terlatih dengan senjata api dan berpredikat kerrren gila(kata anak SMP samping gw). Dia favorite gw yang sangat-sangat membuat film itu berjalan dengan tanpa bosan memandang visualisasi dengan potongan-potongan yang sempat dilihat dari sudut pandang lain.

Ending cerita ini persis seperti selesainya puzzle yang awalnya terasa banget, karena potongan-potongan cerita itu kemudian terlengkapi di akhir. Bagus..!

Eniwei, thanks to Pak Manaf, karena memperbolehkan aku nonton disana bersama mbak Lesti. Thanks buat mbak Lesti yang bikin gw nunggu lama di blok M karena die kejebak macet di perempatan (entah perempatan yang mana, soale lama juga yahh), thanks bwat suaminya mbak Lesti yang kaget n bingung karena ternyata Blitz Megaplexnya salah tempat hehehe dan dengan kaget bin terkejut itu buru2 kita pindah lokasi walau berharap blitz nya yang di Grand Indonesia ajahh hehehe

Duarrr!! Masih di bandung niy.. :)

Ternyata banyak ya temen2 gw yang sudah berpuluh abad ngga ketemu akhirnya ketemu juga di FS iniyy hehehe.

Ini tentang temen gw yang dulu bangethh masa-masa SMP, kelas 1 G dulu yang pernah punya janji hihihi..

Nggak nyangka siy, orang yang tampangnya jadi kekar dan kelihatan macho ini adalah orang yang pernah dikenal dulu..(ini bwat Dowty bukan Rieszka hehehe) memang cuma satu tahun tapi cukuplah berkesan.

Soalnya kita dikelas pasti bareng-bareng kan? Belajar matematika sampai saingan nilai.. terus kalau anak-anak di her(ujian ulang) anak bagian belakang pasti ngga kena hehehe..

Walau duduk di bagian belakang, kita adalah anak-anak manis hihihi.. cuma suka bosen sama pelajaran, Pliss Deyy.. makanya kita masuk dalam gerombolan kelas paling ancurr, walaupun rata2 kelasnya tinggi ya ngga siy.. hehehe

Dowty and Rini menghilang sesudah kenaikan  kelas duwa, begitu juga Bang Vindo.. gilee.. kalau ama niy orang gw selalu inget lagu yang selalu dinyanyiin ma orang ini tiap kali ada kesempatan, Never say goodbye –>Bon Jovi.. hehehe jaman kita bangethh itu yahh?

Btw, Dow, masih inget janji waktu dulu…? ada keinginan untuk memenuhi janji hahaha..

Hehehehe…

Begini-begini, ceritanya ada yang suka sms-in gw niyy hehehe. Tuww kan GR gw parah banget niyyhh.

Buat gw jack..! dia ituww brownies.. Berondong Maniess hehehe

Jadi dia mau launch mini album dan beralih peran dari bassist jadi drummer disini.. pfuhhh mengingatkan gw sama drummer yang selama hampir duwa tahun malang melintang di hidup gw yang lalu ituhh, eiy ngga deyy hihihi secara orangnya beda kan…!

Dia berharap gw bisa datang saat dia launching album ini, musicnya kira2 bergenre mirip pure saturday gitu deyy. Sumpe gw berasa abege banget..

well tapi dia cukup maniess siy, dan tampaknya semenjak dia mulai bener2 berusaha ngegarap album itu, dia cukup merindukan aku hahaha soalnya dia pengen gw dateng dan lihat studionya di bandung. Gw susah buwat pulang, abis Pak Bos, minta gw standby almost 24 hours, yahh sebenernya siy anytime he needs any assistant.

Naaa.. minggu ini rencananya gw mau ke Bandung heehhe, kayaknya siy gw bakalan ketemuan, soalnya kalau dia mau main di score ciwalk april nanti gw ngga yakin bisa dateng. Perjalanan Jakarta bandung walau ada cipularang macet euyy!! bikin gw teler kalau sampai disana. ngga ada artinya juga kalau gw udah ngantuk berat kan..?

Tuww dia, saking berasa abege nya orang kantor ngelihat gw heppy aja gitu.. ehehehe, bahkan ray yang ngga biasa2nya ngobrol jadi rame gitu ngobrol bareng gw, pake curhat lagi pusing segala.. pliss dey cowok se cool itu pusing juga…? Dan gw menghentikan curhatnya dengan mengatakan "aku boleh turun disini ngga?" sembari memberi muka melas dan dia langsung diam, kemudian membuka kunci pintu mobil jadi gw bisa langsung keluar dan berhai-hai dengan orang lain..  hahaha Ray-ray another brownies.. hehehe

Aneh deyy.. kenapa yang berani maju ke depan itu berondong smuwa.. gw gak anti siy sama berondong cuma rasanya aneh.. padahal muka gw udah setuwa iniyy hehehe ngaku juga akhirnya gw..

Mudah-mudahan albumnya bakal berhasil, cuma kayaknya ngga ada lagu buwat gw tuww..! Mudah-mudahan gw geer doank. and ngga akan terjadi apa2 sama gw pas ketemu dia (soalnya di competent bangeth bikin sesuatu terjadi niy hihihihi..)

Gw pernah merasa sangat kaya saat seorang teman mesra ini membawa gw menemui sebuah pengalaman yang cukup membuat sesak dada karena geloranya.

Jadi begini, I will share this story with you all..!

Tahu Michi?

Belum tentu kan?? Hehehe, gw juga ngga tahu kok awalnya. Menjadi tahu karena Hasni. Temen tercinta itu sedang kebingungan ngga punya temen hehehe.. baru deyh dia cari gw..!(Hmmhhh….!)

Dia (Hasni lhoo maksudnya ya..) diminta untuk menghadiri pagelaran tari di IKJ. “Tari tradisional Jawa Han…” ucapnya pelan-pelan, seakan gw akan tersengat listrik dan pengsan saat itu juga karena tari tradisional jawa, tahu kan pasti lambreta bangeta…!

Gw memandangnya dengan malas, “Well it’s some kind of boring yaa…” ucap gw dengan tak bergairah. “Ok, i’m in..” jawab gw kemudian. “Ok, acaranya hari Minggu jam 1, ketemu di statiun jam 10 yahh..!” itu kesepakatan kita kemudian.

Hasni bercerita tentang Michi, “Michi itu peneliti tari dari jepang, dia minta Boss gw supaya bisa menghadiri pertunjukan ini. Tapi Boss gw ngga bisa, dia ada urusan makanya gw diminta mewakili dia untuk datang. Oh iya, kemarin dia sempat jadi bintang tamu di Kick Andy..”  Penjelasan itu hanya lewat tanpa gw ngerti si Hasni cerita apa ya.. tadi..?? (ini juga cuma kira2 aja Hasni ngomong itu heheh)

Tibalah gw dan Hasni di IKJ, orang pertama yang gw lihat adalah Mbak Nungki, Yaaa ampuuunnn… tidak ada jejak jaman di wajahnya. Wajah yang segar, bersih dan kulit yang kencang itu adalah miliknya. Cantik dan ramah. Kebetulan kita adalah orang pertama yang datang. Tempatnya di teater Luwes, cukup baik karena menurut Mbak Nungki baru saja di renovasi. Lampu-lampu dan pendingin ruangan bekerja baik, hanya microphone saja yang suka ngadat.

Ini adalah tulisan yang ada di pamfletnya untuk pagelaran Tari itu.

Pagelaran Tari Srimpi Gondokusumo -utuh-
karya tari Karaton Surakarta Hadiningrat

Waktu : Minggu, 26 August 2007, 13:00 WIB

Tempat : Teater Luwes
d/a Institut Kesenian Jakarta (IKJ)  Taman Ismail Marzuki
Jl.Cikini Raya 73, Jakarta Pusat 10330

Ticket : 10,000Rp


Hubungi :
Fakultas Seni Pertunjukan IKJ 021- 3159 - 105
Michi Tomioka 081- 808 - 144- 451

Penata Artistik & Producer : Michi Tomioka

Penari:
Michi Tomioka & dosen Institut Seni Iindonesia (ISI) Surakarta ;
Sri Setyoasih, Saryuni Padminingsih, dan Hadawiyah Endah Utami

Musik (CD):
rekaman pd. tgl.20 November 2006 di Garasi Seni Benowo, Penata Musik: Suraji

Nara Sumber: Sri Sutjiati Djoko Soehardjo (alm)

Kerjasama : Fakultas Seni Pertunjukan IKJ

Special Thanks to :
"API Fellowship" (the Nippon Foundation), LIPI, Ibu Pia Alisjahbana, Bapak Bondan Winarno, MATaYA arts&heritage, ISI Surakarta

Sesudah membaca itu, sebagai orang awam yang langsung melihat pagelaran tari nan langka ini (karena disajikan secara utuh) adalah sesuatu yang waow.. besar!

Tirai hitam sebagai dasar dan lighting yang temaram menyisakan bayang bahkan tanpa bayang. Empat buah mangkok putih berisikan air dan bunga-bunga ditaruh di empat sisi.

Berikut adalah yang sempet gw baca setelah nyari nama Michi di search engine:

Konsep Pagelaran Tari oleh Michi Tomioka
Pagelaran Tari ini dilakukan sebagai hasil penelitian oleh Michi Tomioka yang berjudul "Revaluing Javanese Court Dances (Srimpi and Bedhaya) in the Recent Social and Cultural Contexts" (= melihat kembali tari Keraton dalam konteks social dan budaya pada masa kini), atas hibah penelitian API Fellowship dari the Nippon Foundation dengan mitrakerja ISI Surakarta dan sponsor LIPI. Tema penelitian saya sesuai dengan tema besar yang diberikan API Fellowship, yaith; "Changing Identities and Their Social, Historical and
Cultural Contexts"

Tari Srimpi dan Bedhaya baru dikeluarkan dari tembok Keraton pada tahun 1970an, dalam proyek pemerintah PKJT (Pengembangan Kesenian Jawa Tengah), dan mengalami banyak perubahan dan inovasi sejak itu. Perubahan utama adalah (1) pemadatan, yaitu memperpendekkan durasi sajian tari sampai kira-kira 1/4, (2) irama cepat, dan (3) kekompakan dan kelampakan gerak, yaitu usaha menyatukan gerak dari setiap penari sampai detail. Muncul perubahan seperti ini tidak dipisahkan dari perubahan sosial dan budaya di Indonesia pada 1970an, ketika irama hidup mulai pesat dan konsep seni modern Barat dimasukkan.

Namun demikian, saya ingin melihat kembali koreofrafi tari Keraton yang sebelum tahun 1970an, dan saya mengutamakan bahwa setiap penari menghayati wiletan masing-masing dengan tafsiran gerak sendiri-sendiri. Maka dari itu, gerakan setiap penari memang tidak begitu lampak dan rapi seperti sajian tari masa kini. Kita tidak menyatukan gerak dengan hitungan, tetapi dengan rasa irama.

Selain itu, saya mencoba latihan bedhaya ini di tengah masyarakat / di luar tembok Keraton, Penari, pengrawit dan pengeprak untuk malam ini tidak dari Keraton. Banyak penari adalah murid nara sumber untuk malam ini dan / atau aktif menari dalam proyek PKJT. Pengrawit terdiri dari bapak-bapak seniman alam di kampung Kemlayan, dan beberapa dosen dan mahasiswa ISI Surakarta.

Nara sumber: Ibu Sri Sutjiati Djoko Soehardjo (alm) adalah mantan pengajar di SMKI Surakarta dan memasukkan materi Bedhaya Pangkur ke dalam kurikulm SMKI Surakarta. Di SMKI Surakarta materi ini telah diajarkan tanpa pemadatan seperti sajian malam ini, tetapi sudah dipadatkan oleh beliau sendiri.
Semoga pagelaran tari ini bermanfaat sebagai salah satu referensi tari gaya Surakarta.

Wuuu.. kebayangkan.. dan tahu apa..? Itu adalah pagelaran yang terindah yang pernah gw lihat.

Awal cerita yang bilang gw mungkin akan merasa bosan, ternyata jack..!! gw terhipnotis dengan gerakan mereka yang pelan-pelan itu, yang membuat sekujur tubuh bergetar.. sungguh eksotis dimata gw dan romantis. Pembicaraan dari hati-ke hati pada Tuhannya di lakukan melalui tari yang sebegini mendebarkan. Michi sungguhlah orang yang sangat ingin gw haturkan rasa terima kasih. Karena mau menari dan memperjuangkan eksistensi tari itu sampai sekarang.

Gw sangat terharu…!

Sayangnya pagelaran ini hanya dilihat segelintir orang yang menghargai seni. Terus terang, gw dateng bukan karena ngerti seni, tapi karena di ajak temen gw tadi.

Cukup serem juga waktu gw dateng dan gw melihat orang-orang yang berdatangan itu adalah orang yang ’serem’ maksudnya berisi seni yang katanya seniman-seniman nyeleneh..! Berewokan, rambut panjang, baju di iket-iket.. dan lain sebagainyalah…

Rupa-rupanya mereka memanglah wartawan dan penikmat seni nan indah ini…

ok.. nanti gw sambung lagi deh.. banyak yang pengen gw bagi tentang tarian ini…

Di undang nggak..?

Hehehe.. ini adalah pertanyaan klasik.

Gue jarang di undang orang. Mungkin karena gw seringnya invisible. Mungkin karena gw lebih sering ada di dunia gw sendiri. Itu yang baru-baru ini gw sadari semenjak ketemu temen2 lama. Mereka adalah orang yang tahu, dulunya gw kayak apa, manisnya gimana (manis banget siy sebenernya), and sekarang gw gimana.. (tetebh kerrenn siy..heheh) sesuatu yang ngga perlu di kasih tahu ke orang baru atau bikin image baru, well gw ga bisa bikin image baru. Gw seperti itu adanya saat orang lihat gw, ngga dibikin-bikin dan ngga basabasi yang kadang bikin orang sebel, karena gw udah cukup nyebelin siy hehehehe

Ada di dunia gw sendiri yang bikin orang bilang kalau gw penyendiri itu, nikmat banget siy rasanya, rasanya indah, rasanya senang, rasanya berjuta dehh.. sesuatu yang bener-bener bisa di hirup dan membuat nafas lebih lega dan hidup lebih indah dan nyaman,Sendiri itu penting sekalikali. Sementara temen gw bilang "kasiann de lo…" hmm.. seesuatu yang nyaman buat gw tapi sebuah ironi untuk orang lain.  Untungnya gw begitu santainya untuk ngedengerin orang seperti itu, kata-kata itu cuma keluar masuk dengan ringannya di telinga gw.

Berhubung hal kecil dan printil-printil itu lekat dengan gw, secara ya.. profesi gitu loh.. tapi berkat hal kecil itu gw ketemu dan belajar sesuatu. Selalu ada orang yang sangat detail hingga masalah kecil itu bisa jadi prioritas utama dan issue yang besar. Dari hal-hal kecil penyempurnaan sesuatu menjadi lebih baik. mengenai hubungannya dengan undangan hehehe.. itu sebenarnya hal kecil, tapi.. (dudududu.. gede berarti kan ada tapi nya gitu lohh heheheh) itu membuka sebuah kesadaran yang besar.. bahwa ngga semua orang aware akan orang lain. Gw mungkin ngga aware dengan sekeliling gw hingga orang-orang pun ngga aware dengan keberadaan gw. Fair enough. Sifat permisif yang ditunjukkan banyak orang sebagai pencerminan dari egoisme dan subjektifitas (menurut gw ya..) itu merebak di kalangan orang muda sekarang, tampaknya itu juga berimbas ke gw or mungkin dari gw n berimbas ke orang yah..? hehehe. Sehingga gw ngerasa banyak orang jadi hoby menyendiri.. or cuma gw yahh? tapi gw dah lama banget kayak gitu siyy..!(pembenaran aja gituhh..) Kayaknya kalau orang yang belajar psikologi baca tulisan gw ketwan banget gw gak stabil niyy.. hehehe

Well eniveyy hehehe.. gw belajar sadar akhir-akhir ini, berhubung gw masih ngerasa ABG hehehe sebelum gw bener-bener abis nanti, gw punya hal yang bisa di pegang dan kesan untuk seseorang or banyak orang.. mungkin ngga siyy?? hihihi

« Newer Posts - Older Posts »